Dulu Dianggap Masalah, Serat Sabut Kelapa Kini Bernilai Ekonomi Tinggi

Kamis, 12 November 2020 20:51 Dede Hadiyana Daerah

Dulu Dianggap Masalah, Serat Sabut Kelapa Kini Bernilai Ekonomi Tinggi


Koropak.co.id - Pengolahan limbah sabut kelapa yang dimanfaatkan oleh Koperasi Produsen Mitra Kelapa (KPMK) Pangandaran, menjadi salah satu produk komoditas unggulan di Kabupaten Pangandaran. Dimana sebelumnya, sabut kelapa ini menjadi salah satu limbah yang cukup meresahkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan.

"Sebelumnya, limbah sabut kelapa ini tidak bisa dimanfaatkan, namun sekarang dapat dimanfaatkan bahkan sudah menembus pasar ekspor," kata Kepala Unit Pelaksana Pengambangan UMKM Keuangan Inklusif dan Syariah Bank Indonesia (BI) Tasikmalaya, Yusi Yuliana kepada awak media dalam kunjungan ke pengolahan Cocopeat Koperasi Produsen Mitra Kelapa (KPMK) Pangandaran, Rabu (12/11/2020).

Menurutnya, KPMK Pangandaran ini merupakan salah satu binaan KPw BI Tasikmalaya yang cukup sukses sejak berdiri di tahun 2016 lalu. Dalam kurun waktu 3 hingga 4 tahun ini, sudah mampu menembus pasar ekspor ke negara Cina dan Jepang.

"Untuk menembus pasar ekspor, BI berperan dalam pelatihan ekspor sehingga ke depan bisa membuka pasar ekspor baru ke negara lainnya. Adapun binaan yang diberikan BI di antaranya pelatihan ekspor dengan sasaran kedepan bisa mengelola pasar ekspor secara mandiri tanpa harus melibatkan pihak ketiga," ujarnya.

 

Dulu Dianggap Masalah, Serat Sabut Kelapa Kini Bernilai Ekonomi Tinggii (2)

 

Selain itu, lanjut Yusi, BI juga memberikan pelatihan Bussines Macthing untuk calon buyer agar bagaimana dapat berkomunikasi dengan baik, khususnya terhadap buyer-buyer luar negeri. Tidak sampai disitu, pihaknya juga memberikan pendampingan keuangan karena laporan keuangan ini sangat penting guna memberi keyakinan kepada buyer agar mitra kerja dari KPMK Pangandaran, percaya dan dapat diajak kerjasama.

"BI Tasikmalaya mendampingi sejak 2018. Hingga saat ini bantuan peralatan terus diberikan guna meningkatkan kapasitas produksi dari olahan limbah sabut kelapa tersebut. Kelebihan dari KPMK Pangandaran ini adalah mereka juga membina kelompok-kelompok dan masyarakat di sekitar sehingga ekonomi di sekitarnya pun ikut tumbuh. Ada 10 kelompok yang dibina, tentunya ini dapat membuka lapangan kerja baru di wilayah Kabupaten Pangandaran," tuturnya.*

 

Baca : Cocopeat dan Cocofiber KPMK Pangandaran Diekspor Ke Cina dan Jepang


Berita Terkait