Akses Jalan Desa Ciandum dan Desa Sukahurip Tertimbun Material Longsor

Jum'at, 20 November 2020 19:13 D. Farhan Kamil Desa

Akses Jalan Desa Ciandum dan Desa Sukahurip Tertimbun Material Longsor

 

Koropak.co-id - Setelah diguyur hujan deras cukup lama, salah satu tebing di Kampung Mekarsari Desa Ciandum Kecamatan Salopa Kabupaten Tasikmalaya, mengalami longsor, Jumat (2/11/2020). Ciandum ini diketahui masuk zona rawan bencana alam karena kondisi tanah yang labil.

Akibat bencana tersebut, akses jalan desa yang menghubungkan Desa Ciandum dan Desa Sukahurip lumpuh total akibat tertimbun material tanah cukup tebal.

Tim gabungan dari Tagana, BPBD, Damkar Kabupaten Tasikmalaya beserta jajaran TNI dan Polri termasuk pemerintah Desa Ciandum serta masyarakat, melakukan pembersihan material tanah, sehingga dalam waktu cukup cepat, akses jalan kembali bisa dilalui kendaraan.

"Dari laporan masyarakat dan relawan, kami langsung ke lokasi dan bersama-sama melakukan pembersihan material tanah longsor," kata Ketua Forum Komunikasi (FK) Tagana Kabupaten Tasikmalaya Jembar Adisetya.

 

Baca : Akibat Longsor, Jalan Salopa-Cikatomas Tasikmalaya Sempat Lumpuh

 

Menurutnya dia, bencana bisa terjadi kapan dan dimanapun, apa lagi di saat musim hujan seperti saat ini. Yang jelas, ketika terjadi bencana, bukan tanggungjawab satu pihak atau instansi, tetapi tanggungjawab semua termasuk warga masyarakat setempat di lokasi bencana.

"Ancaman dan situasi bencana ini bisa kita selesaikan dengan cepat jika dihadapi dengan kebersamaan dan gotong royong," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Padawaras Kecamatan Cipatujah, Yayan Siswandi mengatakan, Desa Ciandum merupakan wilayah rawan bencana alam baik banjir maupun longsor.

"Untuk di daerah dekat sungai, ya rawan banjir karena berhadapan dengan laut. Sedangkan sebagian besarnya rawan longsor atau pergeseran tanah, karena Ciandum ini secara geografis berada di wilayah pegunungan," kata Yayan.*

 

Baca : Bencana Banjir dan Longsor di Kabupaten Tasikmalaya Telan Korban Jiwa


Berita Terkait