IMM Kota Tasikmalaya Harapkan Muhammadiyah Bisa Miliki Rumah Sakit Sendiri

Jum'at, 20 November 2020 20:12 Adin Wardini Daerah

IMM Kota Tasikmalaya Harapkan Muhammadiyah Bisa Miliki Rumah Sakit Sendiri

 

Koropak.co.id - Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Tasikmalaya, menggelar kegiatan Grand Opening Milad Muhammadiyah Ke-108 dengan mengusung tema "Meneropong Kepemimpinan Masa Depan Muhammadiyah Kota Tasikmalaya". Acara dilaksanakan di Aula Fikes Universitas Muhammadiyah Kota Tasikmalaya, Kamis (19/11/2020).

Ketua Umum PC IMM Kota Tasikmalaya, Rizal Purnama mengatakan, sesuai tema, pihaknya ingin mencoba untuk menggali lebih dalam terhadap indikator sosok pemimpin yang pernah memimpin di Kota Tasikmalaya. Esensinya adalah bagaimana sosok pemimpin Muhammadiyah ke depannya bisa mengimplementasikan dan mengaktualisasikan kepemimpinannya.

"Itulah yang menjadi rujukan tema besar dari pimpinan pusat Muhammadiyah pada milad kali ini," kata Rizal.

Di hari milad ini juga terang dia, PC IMM menguatkan keinginannya memiliki Rumah Sakit Muhammadiyah dan panti asuhan di Kota Tasikmalaya. "Kami berharap pimpinan masa depan Muhammadiah bisa memperjuangkannya," ujarnya.

 

IMM Kota Tasikmalaya Harapkan Muhammadiyah Bisa Miliki Rumah Sakit Sendiri (2)

 

Terlebih di tengah pandemi Covid-19 ini, Muhammadiyah bisa lebih dikenal lagi dengan dunia kesehatannya. Jadi sangat tidak relevan apabila di Kota Tasikmalaya yang besar secara ekonomi ini, tersiar bahwa Muhammadiyah tidak memiliki rumah sakit. Padahal di dunia pendidikan, Muhamadiyah sudah mempunyai lembaga-lembaga pendidikan mulai dari SD, SMP, SLB, SMA hingga universitas. Bahkan saat ini, Muhammadiyah sudah memiliki 3 pondok pesantren.

Sementara itu, Pimpinan Muhammadiyah Jawa Barat, Dadang Sarifudin mengatakan, tiga pondok pesantren Muhamadiyah ini diharapkan ke depan bisa semakin tumbuh dan berkembang.

"Kami berharap, dari sini bisa muncul akademisi muslim dan ikatan terbaik dari mahasiswa yang berbasis keulamaan,” kata Dadang.*

 

Baca : Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sampaikan 5 Tuntutan RUU Bermasalah