Puluhan Santri Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Lingkungan Pesantren Cibeureum

Jum'at, 20 November 2020 23:12 Eris Kuswara Daerah

Puluhan Santri Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Lingkungan Pesantren Cibeureum

 

Koropak.co.id - Pada Jumat (20/11/2020), di Kota Tasikmalaya mengalami ledakan jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Hal itu setelah terjadi penambahan kasus baru yang terkonfirmasi positif sebanyak 66 orang. Sehingga total kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 590 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dr Uus Supangat mengatakan, 66 penambahan kasus baru tersebut, berasal dari klaster pesantren yang berada di daerah Kecamatan Cibeureum dimana saat ini, Dinas Kesehatan sedang gencar mengembangkan pesantren-pesantren menjadi pesantren tangguh.

"Kami terus melakukan komunikasi dan alhamdulillah pihak pesantrennya sangat komunikatif dan terbuka. Bahkan mereka bersedia untuk tetap menjalankan program pesantren tangguh dimana pesantren ini memiliki inisiatif sendiri untuk terus memeriksakan seluruh penghuni pesantrennya,” kata Uus.

 

Puluhan Santri Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Lingkungan Pesantren Cibeureum (2)

 

Baca : Terkonfirmasi Covid-19, Dua Anggota DPRD Kota Tasikmalaya Langsung Diisolasi

 

Sementara itu lanjut dia, para penghuni pesantren ini untuk sementara melakukan karantina lokal untuk tidak keluar komplek pesantren apalagi pulang ke daerah asal. Pada intinya, selama menjalankan pembatasan mikro ini, tidak boleh ada orang yang keluar masuk pesantren. Dan mereka, pasien yang tidak bergejala, melakukan isolasi mandiri.

"Puskesmas Pesantrennya juga sudah siap dengan dua orang dokter. Nanti mereka akan terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan. Mereka juga tetap di bawah supervisi tim kesehatan Covid-19 Dinas Kesehatan," tutur Uus.

Selanjutnya terang dia, untuk Puskestren ini akan didampingi pihak Puskesmas Karsanagara, karena masuk wilayah kerjanya.

Keberadaan Puskestren ini juga menjadi salah satu alternatif untuk menyiasati over kapasitas rumah karantina atau ruang isolasi di puskesmas atau rumah sakit.

Ditambahkan, hasil pemeriksaan, secara umum kondisi kesehatan para santri cukup baik. "Jadi kita tinggal recovery rate pasien Covid-19 nya,” imbuh dia.*\

 

Baca : Kota Tasikmalaya Terancam Degradasi Ke Zona Merah Covid-19


Berita Terkait