Hari Dongeng Nasional Setiap Tanggal 28 November, Begini Ceritanya

Kamis, 26 November 2020 11:37 Eris Kuswara Nasional

Hari Dongeng Nasional Setiap Tanggal 28 November, Begini Ceritanya

 

Koropak.co.id - 28 November tentunya menjadi hari yang spesial bagi anak-anak Indonesia, karena di hari itu diperingati sebagai Hari Dongeng Nasional. Perayaan ini sendiri mulai digulirkan pada tahun 2015 dan ditetapkan di Perpustakaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayan pada tanggal 28 November 2015.

Di hari yang sama, yakni tanggal 28 November merupakan hari kelahiran Drs Suryadi atau yang sering dikenal dengan sebutan Pak Raden, tokoh film yang ada dalam film si Unyil.

Pihak Kemendikbud menjelaskan bahwa mendongeng bisa meningkatkan perkembangan pada otak dan psikologis, kecerdasan emosional serta dapat meningkatkan imajinasi pada anak-anak. Maka pemerintah terus berupaya agar anak-anak Indonesia menyukai dongeng, menciptakan dan menceritakannya kembali.

Dalam hal ini, peran orang tua sangat tepat untuk memilih kisah atau cerita dongeng yang pas untuk diceritakan kepada anak-anak, atau disajikan agar anak-anak tertarik mendengarkan atau membacanya.

 

Baca : Tingkatkan Semangat Kepedulian Kepada Sesama di Tengah Pandemi Covid-19

 

Berikut kisah-kisah yang dapat diceritakan kepada anak-anak yang diyakini bakal menarik perhatian, sebagaiamana dihimpun Koropak, Kamis (26/11/2020).

1. Kisah nostalgia
Pertama, mulailah dengan memberikan kisah-kisah yang pernah anda dengar di masa lalu seiring pertumbuhan ke usia dewasa. Selain untuk bernostalgia, juga bisa menjadi cerita menarik dan edukatif bagi anak.

2. Pengalaman pribadi
Pengalaman yang pernah dialami di masa lalu, bisa juga disampaikan kepada anak. Termasuk cerita pengalaman nenek moyang. Cerita-cerita pengalaman itu juga menjadi sejarah kehidupan dalam keluarga.

3. Buku yang di sukai semasa kecil, seperti cerita tentang hewan dan kisah-kisah kenabian, bisa menjadi referensi dongeng hari ini kepada anak.

4. Sesuaikan dengan minat anak. Anda harus pandai memikirkan apa yang mungkin diminati atau yang menarik anak saat sebuah cerita disampaikan berikut gambar-gambar di dalamnya. Hal ini akan membuat anak lebih tertarik meskipun anak tidak memperhatikan kata-kata, karena gambar yang akan lebib banyak berbicara dan ditangkap anak.* (Khairunisa)

 

Baca : Hari Guru Nasional 2020, Bangkitkan Semangat Wujudkan Merdeka Belajar

 


Berita Terkait