Banyak Kasus Dugaan Pelanggaran Kampanye Menanti Persidangan Bawaslu

Minggu, 29 November 2020 00:01 D. Farhan Kamil Pilkada

Banyak Kasus Dugaan Pelanggaran Kampanye Menanti Persidangan Bawaslu

 

Koropak.co.id - Dari sekian banyak kasus dugaan pelanggaran pada kampanye Pilkada Kabupaten Tasikmalaya, baik laporan atau temuan Bawaslu beserta jajaran pengawas adhoc, satu kasus dalam proses pemeriksaan pihak Bawaslu yang didampingi penyidik Gakumdu.

"Hari ini kami melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi dan pihak terlapor, terkait kasus dugaan pelanggaran kampanye berupa perusahaan APK salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Tasikmalaya di wilayah Kecamatan Salopa. Kita minta keterangan dari semua pihak untuk menentukan tahapan tindak lanjut berikutnya," kata Ketua Bawaslu Kabupaten, Dodi Juanda di sela-sela pelaksanaan kegiatan bimbingan teknis (bimtek) bagi 351 Pengawas Kelurahan atau Desa (PKD) di Hotel Grand Metro Tasikmalaya, Jumat (27/11/2020).

Jika dalam kasus tersebut memenuhi unsur syarat materil maupun formil, maka kasusnya akan dibawa ke ranah penegakan hukum terpadu (Gakumdu).

"Ya kita lihat saja nanti hasilna seperti apa. Yang jelas kalau unsur materil formilnya terpenuhi, ya pasti ditindaklanjuti ke Gakumdu. Jika tidak memenuhi unsur tersebut, kenapa harus dipaksakan. Seperti kasus dugaan pelanggaran yang melibatkan kepala Desa, juga perusakan poster atau baligo milik salah satu pasangan calon, ternyata saat diperiksa di Gakumdu tidak memenuhi unsur, maka selesai sampai di situ," ujarnya.

Selain itu terang Dodi, Bawaslu telah melayangkan surat ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terkait dugaan pelanggaran netralitas tiga ASN di dua kecamatan yakni Pagerageung dan Sukaratu. "Soal jenis sanksi bagi ketiga ASN itu, bukan ranah Bawaslu. Tugas Bawaslu dalam kasus ini sudah selesai," ujarnya.

 

Banyak Kasus Dugaan Pelanggaran Kampanye Menanti Persidangan Bawaslu (2)

 

Baca : Hasil Rapid Test, Puluhan Pengawas Adhoc Bawaslu Reaktif Covid-19

 

Ditambahkan, hampir dua bulan pelaksanaan pengawasan tahapan kampanye, 13 hari menjelang hari H. Bawaslu telah menerima laporan atau informasi-nformasi awal dan juga temuan Bawaslu juga rekan-rekan Panwascam. Dan semua itu tercatat di Bawaslu serta ditangani dimulai dari tahapan investigasi hingga pemeriksaan para pihak dan bukti-bukti.

"Bawaslu akan terus memaksimalkan kerja dalam bentuk pengawasan pelaksanaan tahapan pemilu ke depan, termasuk terkait protokol kesehatan," ucapnya.

Disinggung soal kegiatan Bimtek PKD, Dodi menjelaskan, Bawaslu berupaya menguatkan kapasitas PKD dalam rangka pengawasan masa kampanye, masa tenang terutama proses pungut hitung.

"Mobilisasi Para PKD ini sangat tinggi karena mengontrol lebih dari lima TPS di desa bersangkutan. PKD lah yang punya peran jika terjadi pelanggaran di luar TPS di wilayah desa tersebut. Karena untuk TPS sudah tertangani PTPS. Maka hari ini kita bimbingan mereka," kata Dodi.*

 

Baca : Ada Apa Dengan Data Pemilih? Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Perketat Pengawasan

Baca : Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Dorong KPU Rasionalisasi Penambahan Jumlah Pemilih


Berita Terkait