Pasangan Iwan-Iip Menolak Telak Real Count KPU Kabupaten Tasikmalaya

Kamis, 10 Desember 2020 19:54 Dede Hadiyana Pilkada

Pasangan Iwan-Iip Menolak Telak Real Count KPU Kabupaten Tasikmalaya

 

Koropak.co.id - Tim gabungan partai koalisi dan relawan pasangan calon nomor urut 4, Iwan-Iip (Wani) , menuntut kejelasan kepada KPU Kabupaten Tasikmalaya terkait adanya kejanggalan dalam perhitungan suara Pilkada yang dilakukan oleh KPU.

Mereka menolak hasil rekapitulasi suara (real count) yang disampaikan KPU, dengan alasan bahwa real count tersebut dilakukan sendiri dan tidak terintegrasi dengan sistem yang ada di KPU Pusat serta tidak berdasarkan hasil perhitungan berjenjang, sehingga menimbulkan ketidakpastian di masyarakat.

Hal itu disampaikan tim pemenangan pasangan Wani kepada awak media, dalam press conference yang digelar di kantor DPC PKB Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (10/12/2020).

"Seperti diketahui bersama, bahwa rekapitulasi di KPU Kabupaten Tasikmalaya sudah 100 persen. Tetapi data di KPU Pusat masih dibawah 50 persen. Kenapa tidak terintegrasi? Seharusnya, sistem online bisa terintegrasi atau terkoneksi," ujarnya.

Di samping itu, proses rekapitulasi suara yang ditayangkan secara umum oleh KPU, dihentikan penayangannya pada Rabu (9/12/2020) malam dengan alasan mematuhi protokol kesehatan. Padahal, seluruh peserta sudah mematuhi prokes hingga akhirnya massa dibubarkan KPU yang dibantu aparat kepolisian sekitar pukul 21.00 WIB dimana rekapitulasi suara yang masuk baru mencapai 72,61 persen.

"Jika alasannya pandemi Covid-19, yang dibubarkan massanya saja bukan dihentikan rekapitulasinya. Alasan lainya mereka akan memberhentikan segala macam kegiatan dan dilanjutkan besok pagi. Tentunya ini juga menjadi pertanyaan besar, apakah dengan anggaran yang fantastis tidak bisa merolling anggota KPU untuk dibagi shift," katanya.

 

Pasangan Iwan-Iip Menolak Telak Real Count KPU Kabupaten Tasikmalaya (1)

 

 

Baca : Real Count KPU Pasangan Ade-Cecep Menang Tipis Dari Pasangan Iwan-Iip

 

Sekitar satu jam kemudian setelah massa dibubarkan, kata Ami, real count KPU Kabupaten Tasikmalaya dilanjutkan secara online tanpa adanya pemberitahuan. Kemudian tepat di tengah malam, raihan suara paslon nomor urut 2 sempat hilang dan kembali muncul pada pukul 03.00 WIB dengan loncatan angka yang spektakuler.

"Sementara menurut tabulasi sekalipun data belum masuk 100 persen, pasangan WANI masih unggul meskipun tipis," ucapnya.

Untuk itu, pihaknya menuntut kejelasan kepada KPU Kabupaten Tasikmalaya termasuk meminta membuka C-1 dan C-Plano pada penghitungan di tingkat kecamatan serta absensi di setiap TPS agar akurasi data yang tercatat dapat terverifikasi bersama.

"Kita berharap masyarakat juga ikut memantau. Semua data dan perhitungan kita buka bersama-sama," jelas Ami.*

 

Baca : Pasangan WANI Yakin Menangkan Pilkada Kabupaten Tasikmalaya 2020

Baca : Di Pilkada Tasikmalaya, PKB Apresiasi Kinerja Partai Koalisi dan Relawan Iwan-Iip

 


Berita Terkait