Klaster Keluarga Lebih Berbahaya, Isolasi Pasien Covid-19 Pindah Ke Hotel

Kamis, 17 Desember 2020 18:54 Dede Hadiyana Daerah

Klaster Keluarga Lebih Berbahaya, Isolasi Pasien Covid-19 Pindah Ke Hotel

 

 

Koropak.co.id - Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Dr Uus Supangat mengatakan, Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Dinas Kesehatan Kota Tasikamalaya, tengah mempersiapkan ruang isolasi bagi pasien positif Covid-19, salah satunya adalah Crown Hotel Tasikmalaya.

"Sekarang kami masih terus membangun komunikasi dengan warga yang berada di sekitaran hotel. Mudah-mudahan bisa berjalan dengan lancar sehingga bisa membantu warga terkonfirmasi positif Covid-19 yang jumlahnya lebih dari 250 orang yang saat ini sedang menjalankan isolasi mandiri," kata Uus sebelum melaksanakan diskusi bersama warga Kelurahan Cipedes di Crown Hotel Kota Tasikmalaya, Kamis (17/12/2020).

Menurutnya, isolasi mandiri yang sekarang dijalankan oleh mereka, sangat riskan dan dapat menimbulkan klaster keluarga dimana tingkat sebarannya akan lebih berbahaya dari pada isolasi tersentralisasi. Hal itu jika isolasi mandiri tidak dilakukan secara hati-hati dan terkendali.

 

Klaster Keluarga Lebih Berbahaya, Isolasi Pasien Covid-19 Pindah Ke Hotel

 

"Ruang isolasi di rumah sakit sudah tidak dapat menampung lagi. Tercatat, lebih dari 250 warga terkonfirmasi positif Covid-19 yang masuk daftar tunggu. Untuk itu, dengan sangat terpaksa kita menyiapkan ruang isolasi lainnya seperti hotel ini," katanya.

Dikatakan Uus, dalam satu hari penambahan terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya terbilang fluktuatif. Namun, diambil angka rata-rata yakni sebanyak 20 hingga 25 orang.

"Kasus ini didominasi dari klaster pesantren. Dimana sebenarnya kasus ini homogennya terpusat di satu titik institusi pendidikan. Kini justru yang kita khawatirkan adalah klaster keluarga karena sebarannya yang luar biasa cepat," ucanya.*

 

Baca : Klaster Perkantoran Covid-19 di Kota Tasikmalaya Terus Meningkat


Berita Terkait