Bankeu Desa Bermasalah? Pemda Lalai? Dewan Sebut Sudah Biasa

Rabu, 23 Desember 2020 01:09 D. Farhan Kamil Parlemen

Bankeu Desa Bermasalah? Pemda Lalai? Dewan Sebut Sudah Biasa


Koropak.co.id - Menanggapi aspirasi sejumlah kepala desa terkait mandegnya bantuan keuangan (bankeu) desa pada APBD perubahan tahun 2020, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, H. Ami Fahmi menegaskan, dengan diketuknya APBD perubahan tahun 2020 melalui rapat paripurna DPRD, artinya tugas legislatif sudah selesai.

"APBD perubahan itu kan telah disepakati DPRD. Tugas kita di DPRD sudah sampai disitu dan sejatinya tidak ada masalah. Toh APBD perubahan sedang berjalan dan akan berakhir beberapa hari ke depan," kata Ami, Selasa (22 /12/2020).

Adapun kemudian muncul persoalan bankeu tidak cair terang Ami, ya itu ranah eksekutif yang menjalankan APBD. "Silahkan tanyakan apa alasan hingga bankeu belum cair padahal tahun anggaran 2020 sudah akan berakhir. Apakah ada kendala secara teknis? Ya semua harus dapat dijelaskan secara rinci ke masyarakat melalui kades," ujarnya.

 

Bankeu Desa Bermasalah Pemda Lalai Dewan Sebut Sudah Biasa (3)

 

Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi menyebutkan, bercermin dari pengalaman tahun 2019 lalu dimana tidak ada pencairan bankeu pada APBD perubahan, maka ia menilai ada kelemahan administrasi di tataran birokrasi yang harus diperbaiki.

"Ini kan kejadian yang kali kedua di Pemeritah Kabupaten Tasikmalaya. Kami menilai bahwa birokrasi tidak bekerja optimal dan dinas terkait belum dapat menjalankan tugasnya dengan baik sesuai harapan masyarakat. Itu saja," kata Asep.

Sebagai bentuk tanggung jawab DPRD lanjut Asep, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (APBD) untuk dapat menjelaskan duduk permasalahan yang sebenarnya agar tidak menimbulkan permasalahan di tataran pemerintah desa.

"Hari ini kami bersama sejumlah kepala desa duduk berkumpul dan mendengarkan secara langsung penjelasan serta kepastian dari Sekda sebagai ketua TAPD Kabupaten Tasikmalaya. Yang jelas bankeu adalah amanat APBD perubahan tahun 2020 yang harus bisa menjawab persoalan di desa hari ini. Kami di DPRD akan terus mengawal," terang Asep.

 

Bankeu Desa Bermasalah Pemda Lalai Dewan Sebut Sudah Biasa (1)

 

Sementara itu, dalam pertemuan dengan para kepala desa, Sekda Kabupaten Tasikmalaya, Dr. H. Mohamad Zen memastikan bahwa pada pekan pertama bulan Januari 2021 yang tinggal beberapa hari lagi, seluruh persoalan bankeu desa sudah menemukan solusi terbaik.

"Saya tidak bisa menjelaskan secara terbuka permasalahan inti yang mendasari bankeu ini menjadi tidak bisa direalisasikan secepat sesuai yang diharapkan para kades. Yang jelas Bupati Tasikmalaya sudah menginstruksikan untuk segera membereskan persoalan ini secara tepat dan tepat sesuai ketentuan sehingga tidak ada ruang setitikpun yang dapat merugikan pemerintah Kabupaten Tasikmalaya serta desa," tegas Zen.

Ia menegaskan kembali bahwa awal Januari 2021 bankeu ini tuntas tanpa masalah. "Kami mengharap para kades menunggu sesuai agenda kami. Semua kami ajak duduk kembali dan membereskan seluruh administrasi yang selayaknya dipenuhi sesuai aturan," ujarnya.*

 

Baca : Dana Bankeu Desa Tak Cair, Puluhan Kades di Tasikmalaya Mengadu ke DPRD


Berita Terkait