Lama Belajar Secara Online, Kualitas Keilmuan Generasi Bangsa Kian Merosot

Kamis, 24 Desember 2020 13:22 D. Farhan Kamil Parlemen

Lama Belajar Secara Online, Kualitas Keilmuan Generasi Bangsa Kian Merosot

 

Koropak.co.id - Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung di nusantara, menjadi salah satu pertimbangan pemerintah untuk tetap memberlakukan sistem pembelajaran secara virtual atau kegiatan belajar mengajar tanpa tatap muka.

Namun dengan kehadiran vaksin Covid-19 yang telah dimiliki Pemerintah Indonesia saat ini, setidaknya memberi harapan baik sekaligus penawar kerinduan anak didik termasuk orang tua murid khususnya di Kabupaten Tasikmalaya untuk dapat kembali belajar secara tatap muka di ruang-ruang kelas.

"Berharap awal tahun 2021 nanti, kegiatan belajar mengajar (KBM) sudah diberlakukan secara tatap muka seiring dengan kehadiran vaksin. Kita dorong pemerintah daerah untuk bisa melakukan vaksinasi," kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, H. Ami Fahmi, Rabu (23/12 /2020).

 

Baca : Di Tengah Pandemi Covid-19, Pengaduan Terkait PJJ ke KPAI Membludak

 

Menurutnya, efektivitas pembelajaran yang dilakukan secara online, diakui atau tidak telah berdampak terhadap penurunan kualitas anak didik. "Kita sangat khawatir dengan pemahaman keilmuan generasi bangsa saat ini jika terlalu lama belajar di rumah atau secara online. Maka kehadiran vaksin menjadi angin segar serta harapan untuk segera dilakukan perubahan tatanan kehidupan kembali normal di berbagai sektor," ujar Ami.

Ditambahkan, dalam pelaksanaan vaksinasi nanti, Gugus Tugas Covid-19 bisa menempatkan skala prioritas sebelum dilakukan secara masif ke masyarakat. "Kita ingin tenaga kesehatan dan pendidikan menjadi prioritas," ucapnya.

Disinggung soal ketersediaan anggaran untuk penyediaan vaksin atau pelaksanaan vaksinasi, Ami menyebutkan jika Pemkab Tasikmalaya masih memiliki pos Belanja Tidak Terduga (BTT).

"Jika memang dibutuhkan ada penambahan, ya tentu akan kita dorong agar pemerintah melakukan pergeseran anggaran di tahun 2021 untuk vaksin tadi," tuturnya.

 

Lama Belajar Secara Online, Kualitas Keilmuan Generasi Bangsa Kian Merosot (2)

 

Baca : Kabupaten Tasikmalaya Belum Siap Laksanakan KBM Secara Tatap Muka

 

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya, Dr. H Mohamad Zen mengatakan, Pemkab Tasikmalaya telah menyiapkan BTT sebesar Rp 25 miliar untuk keperluan penanggulangan Covid-19 termasuk untuk penyediaan vaksin.

Menurutnya, dalam pengadaan anggaran untuk vaksin tersebut, pemerintah daerah bersifat menunjang karena anggaran utamanya telah ditangani pemerintah pusat.

"Kita belum dapat memprediksi berapa jatah vaksin yang disiapkan pemerintah pusat untuk Kabupaten Tasikmalaya. Yang jelas sesuai rencana kita prioritaskan dulu tenaga kesehatan, karena mereka selama ini menjadi garda terdepan dalam penanganan kasus positif Covid-19, " kata Zen.*

 

Baca : Pemerintah Resmi Terbitkan SKB Pembelajaran Tatap Muka Tahun Ajaran 2020/2021


Berita Terkait