Viral, Beredar Sebuah Pesan Rekomendasi Daftar Obat Pasien Covid-19 Tanpa Gejala

Sabtu, 02 Januari 2021 17:21 Eris Kuswara Nasional

Viral, Beredar Sebuah Pesan Rekomendasi Daftar Obat Pasien Covid-19 Tanpa Gejala

 

Koropak.co.id - Beberapa waktu lalu, beredar sebuah pesan mengenai pengobatan pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri viral di media sosial. Selain itu, pesan tersebut juga berisi tentang daftar obat yang direkomendasikan untuk pengobatan mulai dari dexamethasone sampai paracetamol. Pada akhirnya, informasi tersebut pun banyak dibagikan dikarenakan beberapa orang menganggap tidak perlu ke rumah sakit terlebih lagi untuk pasien tanpa gejala. Sebab saat ini, kondisi rumah sakit rujukan Covid-19 itu juga banyak yang penuh.

"Kalau ada yg kena covid tdk perlu panik dan tdk harus ke RS kalau memang tdk terlalu parah sesak napas sampai perlu ICU dan ventilator, krn saat ini RS khusus covid semua penuh. Bisa diobati sendiri, obat di RS untuk pasien covid seperti ini:

  1. Antibiotik : azitromycin atau zitrothromax 500 mg diminum 10 hari,
  2. Antivirus: fluvir 75, 3. Anti batuk dan kluarin dahak: fluimucil 200mg,
  3. Anti radang: Dexamethasone 0,5, 5. Turun panas: Paracetamol, sanmol dan
  4. jgn panik dan Stress," tulis pesan yang beredar tersebut sebagaimana dihimpun Koropak, Sabtu (2/1/2021).

Pesan yang beredar itu juga turut menginformasikan, "Untuk jaga imun diatas 55 thn, Tetap hrs minum multi vitamin C 1000 mg . D 5000 Iu . E 400 Iu .
Zinc zat (besi )dan usahakan berjemur matahari pagi hari setidaknya 15 menit. Lianghua sangat bagus untuk membantu meredakan gejala spt batuk dan sesak napas diminum 3x4 kapsul sehari. Silahkan di share ke semua yg membutuhkan, semoga dapat membantu dan cepat sembuh," tulisnya.

 

Baca : Pemerintah Resmi Berlakukan Kebijakan Tutup Pintu Bagi WNA ke Indonesia

 

Menanggapi pesan tersebut, Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Paru Indonesia (PDPI) sekaligus Dokter Spesialis Paru, dr Erlang Samoedro, SpP(K) mengatakan, pemberian obat, meskipun pada pasien tanpa gejala itu sendiri tetap harus dalam pengawasan medis. Karena, obat itu juga harus diberikan sesuai dengan kondisi pasien untuk mengurangi risiko efek samping penggunaannya.

"Sebaiknya penggunaan obat tersebut atas indikasi dan pengawasan dari medis, karena banyak efek samping yang harus dipantau. Banyak sekali gangguan seperti liver dan ginjal, makanya perlu pengawasan dan sesuai indikasi," katanya.

Selain isolasi mandiri di rumah selama 14 hari, pasien Covid-19 tanpa gejala juga harus tetap melakukan pemantauan klinis dan kontrol di fasilitas kesehatan hingga dia benar-benar dinyatakan sembuh.*

 

Baca pula : Vaksin Covid-19 Sinovac Tiba di RI, Jokowi : Belum Bisa Langsung Digunakan


Berita Terkait