Pelaku Parodi Lagu Indonesia Raya, Ternyata Siswa SMP Asal Cianjur

Senin, 04 Januari 2021 12:22 Eris Kuswara Nasional

Pelaku Parodi Lagu Indonesia Raya, Ternyata Siswa SMP Asal Cianjur

 

 

Koropak.co.id - Bareskrim Polri telah berhasil menangkap dua pelaku pembuat parodi lagu Indonesia Raya yang beberapa waktu lalu viral di media sosial. Diketahui ternyata, kedua pelaku tersebut merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, pengungkapan kasus parodi Lagu Indonesia Raya itu dilakukan setelah Tim Siber Bareskrim Polri sebelumnya melakukan koordinasi dengan Polisi Diraja Malaysia (PDRM). Saat itu, PDRM pada akhirnya berhasil mengamankan satu orang bocah laki-laki berinisal NJ (11) di wilayah Sabah, Malaysia. Pelaku sendiri tinggal bersama dengan orangtuanya yang bekerja sebagai driver di sebuah perkebunan di Sabah.

"Berdasarkan pengakuan NJ, video tersebut dibuat pertama kalinya bukan oleh dirinya. Melainkan dibuat oleh temannya berinisial MDF (16) di Indonesia. Pelaku MDF itulah yang mengunggah pertama kali video parodi berjudul "Indonesia Raya Instrumental (Parody + Lyrics)" lalu kemudian diunggah kembali di Channel YouTube MY Asean," kata Argo sebagaimana dihimpun Koropak, Sabtu (2/1/2021).

Ditambahkan Argo, setelah mengetahui hal itu, pihak kepolisian kemudian bergerak cepat dan menangkap MDF dikediamannya yang berada di Cianjur, Jawa Barat pada Kamis (31/12/2020) malam. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata pelaku masih kelas 3 SMP, meskipun begitu pihak kepolisian tetap membawanya ke Bareskrim untuk dilakukan pemeriksaan yang lebih mendalam.

"NJ dan MDF sendiri saling berteman di dunia maya dan keduanya juga ternyata sering saling ejek satu sama lain. Sementara itu, berdasarkan keterangan dari MDF bahwa video tersebut memang dibuat oleh dirinya namun menggunakan nama NJ. Bahkan dia juga menyertakan lokasi NJ di Malaysia dan menggunakan nomor Malaysia sehingga membuat NJ tertuduh," ucapnya.

 

Baca : Ramaikan Tagar #IndonesiaRaya, Lawan yang Melecehkan Lagu Indonesia Raya

 

Argo menuturkan, hal itu tentunya membuat NJ pada akhirnya marah keada MDF. Hal yang menjadi kesalahannya lagi, NJ membuat video balasan di Channel YouTube lagi dengan nama Channel My Asean. NJ mengedit isi video yang sudah disebar atau dibuat MDF dan dia hanya menambahkan gambar babi pada video tersebut. Sehingga hasilnya, kedua anak yang masih dibawah umur ini sama-sama membuat dan mengedit lagu kebangsaan Indonesia Raya yang belakangan ramai diperbincangkan publik.

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai motif dari MDF dan NJ itu sendiri. Atas perbuatannya itu, MDF pun dijerat Pasal 4 huruf 5 ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE. Kemudian juga Pasal 64 A jo Pasal 70 Undang-Undang Nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara Serta Lagu Kebangsaan," ujarnya.*

 

Baca pula : YouTube Rewind Indonesia 2020, Kilas Balik Trending Topik di Indonesia


Berita Terkait