Polisi Gelandang Tujuh Pelaku Pengeroyokan di Tamansari Kota Tasikmalaya

Senin, 04 Januari 2021 20:02 Eris Kuswara Daerah

Polisi Gelandang Tujuh Pelaku Pengeroyokan di Tamansari Kota Tasikmalaya

 


Koropak.co.id - Kasus pengeroyokan oleh anggota geng motor terhadap seorang pemuda berinisial PA (18), warga Gunung Kanyere, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya yang mengalami patah tulang rahang yang terjadi pada Sabtu (2/1/2021) lalu menemui titik terang.

Dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, Polres Tasikmalaya Kota berhasil amankan 7 orang anggota geng motor yang merupakan para pelaku pengeroyokan tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata ketujuh pelaku berinisial FZ (13), ZR (17), JFR (15), RK (15), FR (16), dan MLF (16) merupakan warga Kota Tasikmalaya dan masih dibawah umur.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Doni Hermawan, SH., S.IK., M.Si., mengatakan, ketujuh pelaku pengeroyokan berhasil diciduk pihak kepolisian berkat adanya rekaman CCTV dan salah seorang pelaku yang tertangkap dengan cepat. Ketujuh pelaku tersebut diketahui masih di bawah umur, bahkan sebagian masih ada yang berstatus sebagai pelajar.

"Semuanya merupakan warga Kota Tasikmalaya dan tergabung dalam salah satu geng motor. Pengungkapan kasus ini berawal dari tertangkapnya pelaku berinisial FZ yang ditangkap sesaat setelah kejadian. Kemudian dari hasil penangkapan FZ, rekaman CCTV dan keterangan dari para saksi, kami pun melakukan pengembangan. Sehingga pada akhirnya kami berhasil mengamankan semua pelaku," kata Doni dalam ekspose yang digelar di Mapolres Tasikmalaya Kota, Senin (4/1/2021).

 

Polisi Gelandang Tujuh Pelaku Pengeroyokan di Tamansari Kota Tasikmalaya (2)

 

Baca : Jual Miras Saat Malam Tahun Baru Polisi Amankan Seorang Oknum Mahasiswa

 

Ditambahkan Doni, setelah dilakukan interogasi, ternyata motif dari para pelaku pengeroyokan adalah hanya mencari-cari permusuhan terhadap orang lain. Hal itu dikarenakan antara pelaku dan korban sendiri tidak saling mengenal dan para pelaku mencari mangsanya secara acak. Saat ditangkap, para pelaku mengaku melakukan aksi secara sadar dan tidak ada indikasi sedang dalam pengaruh minuman keras (miras).

"Selain itu, aksi yang dilakukan secara acak terhadap korbannya diakui mereka dalam rangka merayakan Tahun Baru 2021. Semua pelaku tersebut tergabung dalam satu kelompok geng motor. Atas perbuatannya, para pelaku pun dikenakan pasal 170 ayat 1, 2 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal 9 tahun,” ucapnya.*

 

Baca : Kapolres Sampaikan Rekam Jejak Tindak Kejahatan Tahun 2020 Kota Tasikmalaya

 


Berita Terkait