Tahun 2021 Fokus Pengangkatan Satu Juta Guru Honorer Melalui Rekrutmen PPPK

Rabu, 06 Januari 2021 20:37 Eris Kuswara Nasional

Tahun 2021 Fokus Pengangkatan Satu Juta Guru Honorer Melalui Rekrutmen PPPK

 

Koropak.co.id - Menyusul informasi ditiadakannya rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk guru, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Nadiem Anwar Makarim angkat bicara. Ia menyebutkan bahwa kabar itu salah dan tidak pernah menjadi kebijakan dari Kemendikbud.

Ia menegaskan, rekrutmen CPNS untuk formasi guru akan tetap ada. "Ingin saya koreksi mispersepsi di media, bahwa tidak ada lagi formasi CPNS untuk guru. Ini salah dan tidak pernah menjadi kebijakan Kemendikbud. Saya menegaskan bahwa formasi CPNS Guru ke depan akan tetap ada karena kebijakan ini akan sejalan dan saling melengkapi dengan perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)," tulis Nadiem sebagaimana dihimpun Koropak dari akun Instagram pribadinya @nadiemmakarim, Rabu (6/1/2021).

Nadiem juga menuliskan yang menjadi titik fokus untuk tahun ini adalah, perekrutan guru honorer sampai dengan kapasitas satu juta guru atau jumlah yang diangkat hanya yang lulus tes saja melalui jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Oleh karena itu, Kemendikbud pun mendorong agar para guru honorer serta lulusan Pendidikan Profesi Guru melamar menjadi guru PPPK.

"Menurut kami, kinerja yang baik sebagai guru PPPK juga nantinya akan menjadi pertimbangan penting apabila guru PPPK yang bersangkutan itu melamar menjadi CPNS. Karena, kami juga tentunya akan terus berupaya memperjuangkan agar para guru bisa mendapatkan kesempatan untuk memperjelas statusnya dan meningkatkan kesejahteraannya," katanya.

 

Baca : Kemendikbud Gelar Sosialisasi Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan di Tasikmalaya

 

Sementara itu, sebelumnya beredar sebuah kabar terkait rencana penghapusan formasi guru menjadi CPNS, terus menuai sorotan dari berbagai kalangan. Hal itu dikarenakan, kebijakan yang beberapa waktu lalu disampaikan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) ini, dinilai tidak tepat dan menutup masa depan guru.

Bahkan kebijakan itu juga membuat Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih ikut menyuarakan pendapatnya mengenai rencana menghapus format guru di CPNS Tahun 2021. Ia mendesak agar pemerintah bisa memberikan penjelasan tentang rencana tersebut.

“Dikarenakan jumlah guru yang pensiun menurut proyeksi Kemendikbud pada tahun 2021-2025 itu mencapai 316.535 guru, belum termasuk juga untuk yang meninggal dunia, lantas bagaimana caranya pemerintah bisa memenuhi kebutuhan guru yang jumlah totalnya mencapai 960.000 orang?,” kata Abdul.*

 

Baca pula : Kemendikbud RI Tegaskan Penerima BSU Tidak Perlu Buat Rekening Baru


Berita Terkait