DPR Puji Sikap Kapolri Yang Ingatkan Masa Pensiun Ke Presiden Jokowi

Kamis, 07 Januari 2021 17:09 Eris Kuswara Nasional

DPR Puji Sikap Kapolri Yang Ingatkan Masa Pensiun Ke Presiden Jokowi

 

Koropak.co.id - Anggota Komisi III DPR-RI, H Arteria Dahlan, S.T., S.H., M.H. memuji sikap Kapolri, Jenderal Polisi Idham Azis yang mengingatkan Presiden RI, Ir H Joko Widodo agar segera mencari penggantinya. Karena mengingat juga masa pensiunnya akan segera tiba.
 
"Tindakan yang dilakukan oleh Kapolri tersebut merupakan salah satu perwujudan sikap Profesional, Modern dan Terpercaya (Promoter)," kata Arteria sebagaimana dihimpun Koropak, Kamis (7/1/2021).
 
Menurut politisi PDI Perjuangan tersebut, apa yang sudah dilakukan sosok Jendral asal Bugis itu juga menunjukan bahwa dia tulus bekerja dan mengabdi untuk negara. Oleh karena itu, Arteria pun berharap sikap yang ditunjukkan Idham Azis ini dapat dijadikan contoh bagi pejabat lainnya.

 

Baca : Pelaku Parodi Lagu Indonesia Raya, Ternyata Siswa SMP Asal Cianjur


"Beliau sangat menunjukan sekali sikap yang tulus dalam bekerja dan hanya mengabdi untuk negara dan bangsa. Karena diketahui juga banyak yang akan segera pensiun malah cawe-cawe, bahkan hingga melakukan manuver untuk minta diperpanjang," ucapnya.
 
Diketahui, Kapolri Jendral Polisi Idham Azis sendiri secara resmi mengajukan surat pemberitahuan akan memasuki pensiun pada Februari 2021 mendatang kepada Presiden Jokowi pada Senin (4/1/2021) lalu. Namun dalam surat tersebut, orang nomor satu di Korps Bhayangkara tersebut tidak menyebutkan nama calon pengganti Kapolri.

Kabar tersebut dibenarkan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono yang mengatakan bahwa Kapolri Jendral Polisi Idham Azis sudah mengajukan surat ke Presiden yang didalamnya berisi tentang pemberitahuan apabila umur beliau sudah 58 tahun dan terhitung tanggal 1 Februari 2021 sudah memasuki purna bakti sesuai dengan Undang-Undang (UU) Polri 2/2002.

"Surat pemberitahuan tersebut diberikan beliau kepada Presiden Jokowi melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno," kata Argo.*

 

Baca pula : Maklumat Kapolri : Masyarakat Dilarang Menyebarluaskan Konten Terkait FPI


Berita Terkait