Di Tengah Euforia Vaksin Covid-19 Tersedia, WHO Bongkar Varian Baru Virus Corona

Jum'at, 08 Januari 2021 20:59 Eris Kuswara Nasional

Di Tengah Euforia Vaksin Covid-19 Tersedia, WHO Bongkar Varian Baru Virus Corona

 

Koropak.co.id - Organisasi Kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO) mendapatkan laporan setidaknya ada 4 varian baru Covid-19 yang menyebar di dunia pada tahun 2020.

Diketahui, Covid-19 menjadi pandemi sejak awal 2020. Virus ini sudah masuk ke hampir seluruh negara di dunia. Tercatat, sudah lebih dari 82 juta masyarakat dunia yang terjangkit Covid-19. Bahkan lebih dari 1 juta korban sudah meninggal dunia.

Selain itu, setidaknya 16 negara di dunia juga sudah melaporkan temuan varian baru Covid-19 mulai dari Australia, Denmark, Prancis, Italia, Jepang, Yordania, Belanda, Nigeria, Singapura, Spanyol, Afrika Selatan, Swedia, Inggris, Malaysia dan Vietnam. Berikut daftar varian baru Covid-19 yang menyebar di dunia pada tahun 2020 sebagaimana dihimpun Koropak, Jumat (8/1/2021).

1. Mutasi corona D614G
Menurut WHO, di akhir Januari atau awal Februari 2020 lalu ditemukan lonjakan dari SARS-CoV-2 dengan substitusi D614G dalam kode protein. Bahkan selama beberapa bulan, mutasi D614G menggantikan strain SARS-CoV-2 yang pertama kali ditemukan di China.

Menurut WHO, pada bulan Juni 2020, mutasi juga menjadi lebih dominan ditemukan secara global. Sementara itu, menurut para peneliti, strain kedua dari D614G sendiri tidak menyebabkan penyakit yang lebih parah atau mengubah keefektifan vaksin atau pencegahan yang terjadi di masyarakat.

 

Baca : Vaksin Covid-19 Sinovac Tiba di RI, Jokowi : Belum Bisa Langsung Digunakan

 

2. Cluster 5
Pada Agustus dan September 2020 lalu, muncul juga varian baru yang disebut sebagai Cluster 5 yang ditemukan di wilayah Jutlandia Utara, Denmark. Namun, hanya ada 12 kasus penyakit pada varian ini yang ditemukan di manusia.

3. VOC 202012/01
Di Inggris, muncul juga varian baru yang sempat membuat heboh dunia. Bahkan, pada 14 Desember 2020 lalu, Pemerintah setempat melaporkan penyakit baru itu disebut sebagai SARS-CoV-2 VOC 202012/01. Akan tetapi, ternyata varian ini tidak terkait dengan SARS-CoV-2 yang beredar di Inggris.

Sehingga, sampai saat ini pun masih menjadi tanda tanya mengenai bagaimana dan dimana varian baru itu berasal. Selain itu juga, varian baru dari Inggris ini mengganas seiring dengan berjalannya waktu. Tercatat per 30 Desember 2020 lalu, 31 wilayah lainnya telah ditemukan penyebaran VOC-202012/01.

4. 501Y.V2
Terakhir, ditemukan juga varian dari SARS-CoV-2 di Afrika dan mampu menyebar cepat di tiga provinsi setempat. Afrika Selatan sendiri menyebutnya varian baru Covid-19 itu sebagai 501Y.V2. Menurut laporan Analisis filogenetik WHO menyebutkan apabila 501Y.V2 dari Afrika Selatan ini merupakan virus yang berbeda.*

 

Baca : Varian Baru Covid-19 Merebak, Sejumlah Negara Kembali Terapkan Lockdown