Fatwa MUI Nyatakan Vaksin Covid-19 Suci dan Halal

Sabtu, 09 Januari 2021 15:14 Eris Kuswara Nasional

Fatwa MUI Nyatakan Vaksin Covid-19 Suci dan Halal

 

Koropak.co.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara resmi menyatakan bahwa vaksin Covid-19 buatan perusahaan asal China, Sinovac suci dan halal untuk digunakan. Diketahui, keputusan ini sendiri diambil setelah Komisi Fatwa MUI menggelar sidang pleno membahas aspek kehalalan vaksin Covid-19 pada Jumat (8/1/2021).

Ketua Harian Bidang Fatwa MUI, Asrorun Niam mengatakan, sidang pleno terkait aspek kehalalan vaksin Covid-19 produksi Sinovac digelar hampir selama dua jam dengan diikuti pimpinan dan anggota komisi fatwa, tim auditor Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) MUI.

"Setelah dilakukan diskusi panjang, maka rapat komisi fatwa MUI pun menyepakati bahwa Vaksin Covid-19 produksi Sinovac yang diajukan proses sertifikasinya oleh Bio Farma tersebut hukumnya suci dan halal" kata Asrorun selepas Sidang Pleno sebagaimana dihimpun Koropak, Sabtu (9/1/2021).

Namun, kata Asrorun, kebolehan penggunaannya terutama terkait dengan aspek keamanan vaksin tersebut masih harus menunggu keputusan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sehingga, dengan demikian Fatwa MUI terkait produk vaksin Covid-19 dari Sinovac ini akan menunggu hasil final dari Badan POM dari aspek Thoyib.

 

Baca : Vaksin Covid-19 Sinovac Tiba di RI, Jokowi : Belum Bisa Langsung Digunakan

 

"Jadi untuk Fatwa utuhnya sendiri akan kami sampaikan setelah adanya aspek keamanan untuk digunakan dari Badan POM," ucapnya.

Sementara ini, vaksin Covid-19 Sinovac sendiri menjadi satu-satunya yang tersedia dari total tujuh vaksin yang akan didatangkan ke Indonesia. Tercatat, hingga penghujung Desember 2020, sudah ada total 3 juta dosis vaksin Covid-19 Sinovac yang telah didatangkan dari Beijing China dan telah didistribusikan ke sejumlah provinsi di Indonesia.

Selain itu, pemerintah juga sudah menjadwalkan vaksinasi Covid-19 akan dilaksanakan pada Rabu (13/1/2021) mendatang. Sementara itu, Presiden RI, Ir H Joko Widodo atau Jokowi juga akan menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19 Sinovac tersebut. Selain Jokowi, vaksin itu juga akan disuntikkan kepada para menteri Kabinet Indonesia Maju.

Sebelumnya, Presiden Jokowi dan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin pun menegaskan bahwa vaksinasi baru tersebut akan berlangsung apabila Vaksin Covid-19 Sinovac telah mengantongi izin penggunaan darurat (EUA) dari BPOM dan kajian halal MUI.*

 

Baca pula : Di Tengah Euforia Vaksin Covid-19 Tersedia, WHO Bongkar Varian Baru Virus Corona


Berita Terkait