Instruksi Gubernur Jabar, Pemkot Tasikmalaya Terapkan PSBB Proporsional

Senin, 11 Januari 2021 19:12 Eris Kuswara Daerah

Instruksi Gubernur Jabar, Pemkot Tasikmalaya Terapkan PSBB Proporsional


Koropak.co.id - Sebagai upaya menindaklanjuti Keputusan dan Surat Edaran Gubernur Jawa Barat, Pemerintah Kota Tasikmalaya pun mulai melakukan penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional hari ini, Senin (11/1/2021). Kebijakan itu sendiri dilakukan sesuai dengan arahan Gubernur Jawa Barat dan Kementerian Dalam Negeri untuk sejumlah daerah yang dinilai harus dilaksanakannya pembatasan tersebut.

Sekretaris Tim Gugus Tugas Covid-19 sekaligus Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya, H Ivan Dicksan mengatakan, penerapan pembatasan kegiatan masyarakat tersebut mulai berlaku hari ini, Senin (11/1/2021) hingga Senin (25/1/2021) mendatang. Untuk metode pembatasan aktivitas tersebut, seperti kebijakan Work From Home (WFH) untuk instansi atau perkantoran sebanyak 75 persen.

"Kemudian juga untuk pusat perbelanjaan tutup pukul 19.00 WIB malam, termasuk juga untuk kapasitas restoran hanya boleh digunakan maksimal 25 persen dan suatu ruangan maksimal diisi 50 persen dari kapasitasnya. Selain itu, nanti kami juga akan melihat klasifikasi-klasifikasinya seperti apa saja. Pada intinya kita akan mengikuti sesuai petunjuk gubernur sebagai dasar pembatasan aktivitas masyarakat,” kata Ivan, Senin (11/1/2021).

 

Instruksi Gubernur Jabar, Pemkot Tasikmalaya Terapkan PSBB Proporsional (2)

 

Baca : Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Tidak Bisa Dilakukan Bersama

 

Ia mengakui, status Kota Tasikmalaya hingga saat ini masih berkutat di zona merah. Bahkan sesuai dengan hasil evaluasi Gubernur Jawa Barat, Kota Tasikmalaya menjadi 1 dari 20 Kota atau Kabupaten se-Jawa Barat yang diminta untuk mengikuti arahan melaksanakan pembatasan aktivitas masyarakat.

“Saat ini kita masuk dalam 20 daerah yang diminta melaksanakan kebijakan ini. Oleh karena itu, kami juga akan menyesuaikan sebagaimana 9 Januari 2021 kemarin dengan sudah menyebarkan surat edaran hasil evaluasi,” katanya.

Dikatakan, berdasarkan data terakhir, tercatat hingga Senin (11/1/2021) jumlah total kasus positif di Kota Tasikmalaya sebanyak 2.557 kasus, dengan sisa kasus aktif sebanyak 230 simptomatik dan 259 asimptomatik. Dengan adanya penerapan PSBB Proporsional tersebut yang dibarengi dengan upaya vaksinasi, diharapkan bisa menekan angka kasus dan tidak lagi terjadi kenaikan Kasus positif Covid-19.*

 

Baca : Demi Pulihkan Ekonomi Pelaku Usaha Kota Tasik Boleh Buka Sampai Jam Sepuluh Malam


Berita Terkait