Sebanyak 74 Kantong Berisi Bagian Tubuh Berhasil Dikumpulkan Tim SAR

Selasa, 12 Januari 2021 15:53 Eris Kuswara Nasional

Sebanyak 74 Kantong Berisi Bagian Tubuh Berhasil Dikumpulkan Tim SAR

 

Koropak.co.id - Hingga Senin (11/1/2021), Tim SAR gabungan penanganan tragedi jatuhnya pesawat Sriwijaya SJ-182, telah berhasil mengumpulkan 74 kantong jenazah yang berisi bagian tubuh atau body remains, 24 kantong berisi potongan besar material pesawat dan 16 kantong serpihan kecil material pesawat.

“Untuk body remains atau bagian tubuh korban seluruhnya sudah kami serahkan ke Tim Disaster Victim Identification (DVI). Sementara untuk material pesawatnya, sudah kami serahkan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT),” kata Kapala Basarnas Marskal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito saat konferensi pers di Posko Terpadu JICT 2 Tanjung Priok, sebagaimana dihimpun Koropak, Selasa (12/1/2021).

Ia menjelaskan, untuk tambahan signifikan temuan obyek pencarian tersebut, sebanyak 28 kantong diserahkan oleh Rigit Inflatable Boat (RIB) Basarnas dan 1 kantong dari KRI Tjiptadi. Seluruh obyek pencarian itu merupakan hasil kerja keras tim SAR gabungan, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, Bakamla, KPLP, KNKT, BMKG, dan seluruh Potensi SAR baik di permukaan maupun di dasar air.

"Untuk jumlah personel yang terlibat dalam operasi SAR secara keseluruhan sebanyak 3.818 orang. Sementara untuk alat utama (alut) yang digunakan meliputi 54 kapal, 18 RIB, 3 helikopter, dan 33 ambulance. Sementara untuk operasi hari ini, SAR Unit (SRU) Udara tetap melaksanakan searching di 3 sektor," paparnya.

Dikatakan, saat melakukan searching, SRU udara berhasil menemukan debris atau serpihan kecil badan pesawat di permukaan laut yang selanjutnya ditindaklanjuti oleh SRU laut.

 

Baca : RS Polri Terima Ante Mortem Dua Belas Keluarga Korban Sriwijaya Air

 

Sementara di area permukaan, dibagi dalam 6 sektor. Perluasan area pencarian ini diperlukan karena mengingat sebagian serpihan pesawat maupun bagian tubuh korban hanyut terbawa arus.

"Adapun SRU bawah laut, tetap melaksanakan penyelaman di area jatuhnya pesawat. Untuk Operasi SAR pada malam hari juga tetap dilaksanakan dengan mengerahkan kapal-kapal yang dilengkapi peralatan underwater seperti Side Scan Sonar, Multibeam Echosounder (MBES), Ping Locator, dan Remotely Operated Vehicle (ROV)," tuturnya.

Jika menemukan obyek pencarian, kata Bagus, maka tim akan memberikan marking atau tanda berupa titik koordinat dan visual. Keesokan harinya, marking tersebut pun menjadi titik penyelaman tim gabungan penyelam untuk memastikan dan proses evakuasinya.

 

Baca : Basarnas Berhasil Temukan Titik Lokasi Kotak Hitam Pesawat Sriwijaya Air

 

Adapun untuk pencarian blackbox, Basarnas bekerja sama dengan KNKT dan terus melanjutkan pencarian.

"Malam ini kita akan melibatkan satu lagi KN Baruna Jaya dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Selain itu, tim SAR gabungan juga hingga saat ini masih terus bekerja mencari obyek pencarian dengan kekuatan penuh. Kami semua juga tetap semangat, solid, dan bersinergi untuk mencari dan menemukan seluruh korban. Untuk itu, kami meminta doa dari seluruh masyarakat, agar operasi ini segera dapat kami selesaikan,” katanya.*

 

Baca : Tim SAR Terjunkan 3.600 Personel dalam Pencarian Sriwijaya Air SJ 182


Berita Terkait