BPOM Izinkan Vaksin Sinovac, Besok, Dosis Pertama Disuntikan Ke Presiden Jokowi

Selasa, 12 Januari 2021 17:09 Eris Kuswara Nasional

BPOM Izinkan Vaksin Sinovac, Besok, Dosis Pertama Disuntikan Ke Presiden Jokowi

 

Koropak.co.id - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) secara resmi mengeluarkan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) Vaksin Covid-19 Sinovac. Tercatat, pemberian EUA ini sendiri tepat dua hari sebelum vaksinasi Covid-19 serentak dilakukan di Indonesia, pada Rabu (13/1/2021) mendatang.

"Pada Senin (11/1/2021), Badan POM secara resmi memberikan Emergency Use Authorization pada kondisi emergency untuk vaksin CoronaVac produksi Sinovac yang bekerjasama dengan Bio Farma," kata Kepala BPOM, Penny K Lukito, dalam konferensi pers yang digelar secara virtual sebagaimana dihimpun Koropak, Selasa (12/1/2021).

 

Baca : Fatwa MUI Nyatakan Vaksin Covid-19, Suci dan Halal

 

Alasan pemberian EUA vaksin tersebut lanjut Penny, dikarenakan sudah memiliki mutu yang memenuhi standar yang berlaku serta syarat pembuatan obat yang baik. Selain itu, vaksin itu juga memiliki manfaat yang lebih besar daripada risiko yang didasarkan pada data non klinik dan klinik.

"Berdasarkan uji klinis di Bandung, tercatat sebesar 65,3 persen efikasi dari vaksin tersebut. Sehingga sudah memenuhi persyaratan organisasi kesehatan dunia WHO yakni di atas 50 persen. Sementara untuk efek samping yang tercatat mulai dari ringan hingga sedang dan bisa pulih kembali," ucapnya.

 

Baca : Tenaga Kesehatan Kota Tasikmalaya Simulasikan Vaksinasi Covid-19

 

Saat ini, Indonesia sudah mendapatkan 3 juta dosis vaksin Covid-19 Sinovac dalam bentuk sudah jadi. Bahkan, vaksin Covid-19 Sinovac ini juga telah diedarkan ke seluruh provinsi di Indonesia.

Adapun untuk pemberian dosis pertama vaksin dilakukan kepada Presiden RI, Ir H Joko Widodo dan jajaran menterinya yang akan dilakukan pada Rabu (13/1/2021). Selanjutnya untuk prioritas utama vaksinasi adalah kelompok tenaga kesehatan yang dijadwalkan pada Jumat (15/1/2021).*

 

Baca : Di Tengah Euforia Vaksin Covid-19 Tersedia, WHO Bongkar Varian Baru Virus Corona