Hari Ini, Terakhir Pencarian Korban Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182

Senin, 18 Januari 2021 11:27 Eris Kuswara Nasional

Hari Ini, Terakhir Pencarian Korban Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182

 

Koropak.co.id - Hari ini, Senin (18/1/2021) sudah genap sepuluh hari waktu pencarian korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di Perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu (9/1/2021) lalu. Selain itu, hari ini juga merupakan hari terakhir waktu pencarian.

Seperti yang diketahui bahwa waktu pencarian menurut Undang-Undang (UU) Nomor 29 Tahun 2019 tentang Pencarian dan Pertolongan adalah tujuh hari, namun pencarian korban Sriwijaya Air SJ-182 sudah diperpanjang tiga hari.

Direktur Operasi Basarnas, Brigjen Rasman MS mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu keputusan dari Menteri Perhubungan RI mengenai apakah pencarian korban akan diperpanjang atau dihentikan. Selain itu, Kepala Basarnas juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait. Sehingga nanti akan dilaksanakan evaluasi dan dilaporkan ke Menhub untuk ditentukan apakah pencarian akan diperpanjang atau tidak.

"Kami berharap masyarakat bisa menerima apapun keputusannya nanti. Karena, keputusan yang diambil nanti merupakan keputusan terbaik yang telah melalui proses pertimbangan secara matang. Untuk saat ini, mari kita tunggu keputusan dari pimpinan. Apapun itu keputusannya, tentu banyak sekali bahan pertimbangan yang mendasari diperpanjang atau diakhirinya pencariannya hari ini," kata Rasman saat konferensi pers di JICT2, Jakarta sebagaimana dihimpun Koropak, Senin (18/1/2021).

 

Baca : Setelah FDR, Basarnas Harapkan Bisa Temukan CVR Dari Pesawat Sriwijaya Air

 

Ia menuturkan, jika menurut aturan UU pencarian dan pertolongan, untuk waktu operasinya hanya 7 hari. Namun untuk pencarian Sriwijaya Air ini sudah diperpanjang tiga hari. Sementara itu, selama sepuluh hari masa pencarian, pihaknya mengaku telah berusaha untuk melaksanakan tugas dengan sebaik mungkin. Mulai dari tim evakuasi hingga tim publikasi dan dokumentasi, yang membagikan informasi secara terbuka ke masyarakat.

"Kami melaksanakan penyelaman, pencarian, dukungan, pengerahan potensi, alut, pemberitaan, dan lainnya yang dilaksanakan dengan baik. Di hari terakhir pencarian ini, kami akan mempersempit area sektor pencarian untuk mengefektifkan waktu pencarian korban. Untuk sektornya sendiri tetap terbagi empat sektor, namun ruang sektornya diperkecil. Hal itu dikarenakan, di bawah itu sudah banyak yang kita bersihkan dan sudah kita angkat, sehingga lebih efektif ketika kita mempersempitnya," ucapnya.

Rasman juga mengaku optimis apabila tim gabungan pencarian akan bisa segera menemukan bagian-bagian lainnya dari Cockpit Voice Recorser (CVR). Seperti yang diketahui, CVR yang ditemukan pada Minggu (17/1/2021) kemarin tidak utuh dikarenakan CVR-nya pecah. Selain itu, selama 8 hari pencarian, tim gabungan juga hanya berhasil menemukan case atau pelindung dari black box tersebut.*

 

Baca pula : Longsor Sumedang Jabar, Ini Identitas 25 Korban yang Meninggal Dunia

 


Berita Terkait