Sebanyak 15 Orang Meninggal Dunia Akibat Bencana Banjir Kalimantan Selatan

Senin, 18 Januari 2021 12:54 Eris Kuswara Nasional

Sebanyak 15 Orang Meninggal Dunia Akibat Bencana Banjir Kalimantan Selatan

 

Koropak.co.id - Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati mengatakan, berdasarkan data terbaru, korban yang meninggal dunia akibat bencana banjir di Kalimantan Selatan kini mencapai 15 orang. Dengan 7 korban diantaranya ditemukan di Kabupaten Tanah Laut, 3 korban di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, 1 korban di Kota Banjar Baru, 1 korban di Kabupaten Tapin dan 3 korban di Kabupaten Banjar.

"Selain itu, sebanyak 10 kabupaten dan kota terdampak banjir di Kalimantan Selatan. Mulai dari Kabupaten Tapin, Banjar, Hulu Sungai Tengah, Balangan, Hulu Sungai Selatan, Tabalong dan Batola, Kota Banjar Baru, Tanah Laut serta Banjarmasin," kata Raditya dalam keterangan tertulisnya sebagaimana dihimpun Koropak Senin (18/1/2021).

Tercatat sebanyak 24.379 rumah terendam banjir dan 39.549 warga mengungsi di Kalimantan Selatan. Dengan rincian, sebanyak 582 rumah terdampak dan 382 warga mengungsi di Kabupaten Tapin, 6.670 rumah terdampak dan 11.296 warga mengungsi di Kabupaten Banjar, 2.156 rumah terdampak dan 3.690 warga mengungsi di Kota Banjar Baru, serta 8.506 rumah terdampak dan 13.062 warga mengungsi di Kota Tanah Laut.

 

Baca : Hujan Deras, Banjir dan Longsor Landa Kota Manado Sulawesi Utara

 

Kemudian, sebanyak 1.154 rumah terdampak dan 17.501 orang mengungsi di Kabupaten Balangan, 407 rumah terdampak dan 770 warga mengungsi di Kabupaten Tabalong, 64.400 warga terdampak dan 11.200 warga mengungsi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, 387 warga terdampak dan 6.690 warga mengungsi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, 716 warga yang terdampak di Kota Banjarmasin serta 517 rumah terdampak dan 28.400 orang terdampak di Kabupaten Batola.

"Data ini berdasarkan hasil laporan yang masuk pada 17 Januari 2021 pukul 14.00 WIB. Sebagai informasi, hujan dengan intensitas sedang yang terjadi pada Selasa (12/1/2021) lalu ini menyebabkan terjadinya banjir di Kalimantan Selatan. Pemerintah pun secara resmi telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir pada 14 Januari 2021. Bahkan hingga saat ini, BPBD juga telah melakukan pendataan titik pengungsian bagi masyarakat yang terdampak," ucapnya.

Sementara itu, tim gabungan juga hingga saat ini terus bergotong royong dalam melakukan penanganan bencana yang terjadi. Bahkan, BNPB telah menyalurkan bantuan untuk 10 kabupaten yang terdampak bencana banjir mulai dari bantuan material maupun non material seperti sandang, pangan, terpal, matras, selimut dan peralatan dasar kebencanaan.*

 

Baca pula : BNPB Catat 42 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa Sulawesi Barat