Tim SAR Gabungan Putuskan Perpanjang Operasi Pencarian Pesawat Sriwijaya Air

Selasa, 19 Januari 2021 14:28 Eris Kuswara Nasional

Tim SAR Gabungan Putuskan Perpanjang Operasi Pencarian Pesawat Sriwijaya Air

 

Koropak.co.id - Operasi pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu (9/1/2021) lalu, masih berlanjut. Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan secara resmi memutuskan untuk memperpanjang operasi pencarian selama 3 hari.

Artinya, mulai hari ini, Selasa (19/1/2021), operasi pencarian pun sudah memasuki hari ke-11. Tercatat hingga hari ke-11, Tim SAR Gabungan telah berhasil mengevakuasi sejumlah temuan dari dasar laut mulai dari serpihan pesawat hingga bagian dari kotak hitam atau black box pesawat. Selain itu, beberapa fakta ditemukan selama operasi pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

1. Perpanjangan operasi pencarian
Tim SAR Gabungan kembali memperpanjang operasi pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu selama tiga hari hingga Kamis (21/1/2021). Ini juga merupakan kali kedua operasi SAR diperpanjang selama tiga hari. Alasan operasi pencarian tersebut diperpanjang adalah demi kemanusiaan. Karena, Basarnas juga memahami keinginan pihak keluarga korban yang berharap semua korban bisa dievakuasi dari dasar laut.

2. Flight Data Recorder (FDR)
Flight data recorder (FDR) atau bagian dari black box yang merekam data penerbangan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan pada Selasa (12/1/2021). Sementara itu, untuk kronologi penemuan FDR tersebut diawali dengan penemuan pecahan FDR sekitar pukul 14.00 WIB.

Sementara itu, ada perangkat lainnya dalam black box yakni Cockpit Voice Recorder (CVR) yang merekam percakapan pilot dan kopilot dalam kokpit pesawat. Pada pukul 16.40 WIB, KSAL melaporkan penemuan FDR setelah tim penyelam melakukan operasi pencarian di sekitar titik temuan awal pecahan black box.

 

 

Baca : Momen Haru Tabur Bunga Untuk Korban Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182

 

3. Penemuan Bagian CVR
Bagian baterai dan casing CVR Sriwijaya Air SJ-182 berhasil ditemukan pada Jumat (15/1/2021). Kemudian pada Minggu (17/1/2021), Tim SAR Gabungan kembali menemukan bagian dari CVR, yakni CVR electronic. CVR electronic sendiri adalah unit yang berfungsi untuk menangkap data percakapan atau suara yang ada di cockpit. Meskipun begitu, Tim SAR masih mencari bagian lainnya dari CVR yang disebut Crash Survivable Memory Unit yang berisi data percakapan atau suara di cockpit hingga Senin (18/1/2021).

4. Pengevakuasian bagian tubuh korban
Tercatat, Hingga Senin (18/1/2021) sebanyak 310 kantong jenazah berisi bagian tubuh korban Sriwijaya Air SJ 182 berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan. Selain itu, terdapat juga 60 kantong berisi serpihan pesawat dan 55 bagian potongan besar badan pesawat.

5. Pengidentifikasian korban
Hingga Senin (18/1/2021) Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri berhasil mengidentifikasi 34 korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di Perairan Kepulauan Seribu. Berikut daftar 34 korban Sriwijaya Air SJ-182 yang telah teridentifikasi Tim DVI Polri:

1.Okky Bisma (30), pramugara Sriwijaya Air, teridentifikasi 11 Januari 2021
2. Fadly Satrianto (38), co-pilot NAM , teridentifikasi 12 Januari 2021
3. Khasanah (50), teridentifikasi 12 Januari 2021
4. Asy Habul Yamin (36), teridentifikasi 12 Januari 2021
5. Indah Halimah Putri (26), teridentifikasi 13 Januari 2021
6. Agus Minarni (47), teridentifikasi 13 Januari 2021
7. Ricko Mahulette (32), teridentifikasi 14 Januari 2021
8. Ihsan Adhlan Hakim (33), teridentifikasi 14 Januari 2021
9. Supianto (37), teridentifikasi 14 Januari 2021
10. Pipit Supiyono (23), teridentifikasi 14 Januari 2021
11. Mia Tresetyani (23), pramugari Sriwijaya Air, teridentifikasi 14 Januari 2021
12. Yohanes Suherdi (37), teridentifikasi 14 Januari 2021
13. Toni Ismail (59), teridentifikasi 15 Januari 2021
14. Dinda Amelia (15), teridentifikasi 15 Januari 2021
15. Isti Yudha Prastika (34), teridentifikasi 15 Januari 2021
16.Putri Wahyuni (25), teridentifikasi 15 Januari 202
17. Rahmawati (59), teridentifikasi 15 Januari 2021
18. Arneta Fauziah, teridentifikasi 16 Januari 2021
19. Arifin Ilyas (26), teridentifikasi 16 Januari 2021
20. Makrufatul Yeti Srianingsih (30), teridentifikasi 16 Januari 2021
21. Beben Sopian (58), teridentifikasi 16 Januari 2021
22. Nelly (49), teridentifikasi 16 Januari 2021
23. Rizky Wahyudi, teridentifikasi 16 Januari 2021
24. Rosi Wahyuni, teridentifikasi 16 Januari 2021
25. Fao Nuntius Zai, bayi berumur 11 bulan, teridentifikasi 17 Januari 2021
26. Yuni Dwi Saputri (34), pramugari Sriwijaya Air, teridentifikasi 17 Januari 2021
27. Lu Iskandar (52), teridentifikasi 17 Januari 2021
28. Oke Dhurrotul Jannah (24), pramugari NAM Air, teridentifikasi 17 Januari 2021
29. Satu korban tidak disebutkan namanya, teridentifikasi 17 Januari 2021
30. Didik Gunardi (49), pramugara NAM Air, teridentifikasi 18 Januari 2021
31. Athar Rizki Riawan (8), teridentifikasi 18 Januari 2021
32. Gita Lestari (36), pramugari Sriwijaya Air, teridentifikasi 18 Januari 2021
33. Fathima Ashalina (2), teridentifikasi 18 Januari 2021
34. Rahmania Ekananda (39), teridentifikasi 18 Januari 2021

Sementara itu, dari 34 korban yang telah berhasil teridentifikasi, sebanyak 23 jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga. Untuk jenazah yang diserahkan ke pihak keluarga masing-masing atas nama Okky Bisma, Asy Habul Yamin, Fadly Satrianto, Ricko, Agus Winarni, Pipit Piyono, Ihsan Adhlan Hakim, Isti Yudha Prastika dan Ninda Amelia.
Kemudian, Putri Wahyuni, Yohanes Suherni, Indah Halimah Putri, Arifin Ilyas, Makrufatul Yeti, Khasanah, Oke Dhurrotul Jannah, Yuni Dwi Saputri, Lu Iskandar, Nelly, Rizky Wahyudi, Rosi Wahyuni, Diego Mamahit, dan Supianto.*

 

Baca pula : Hari Terakhir, Tim DVI Baru Berhasil Identifikasi 29 Dari 62 Korban Pesawat Sriwijaya Air SJ-182

 


Berita Terkait