Gunung Galunggung Aktif Normal

Sabtu, 16 September 2017 17:30 Eris Kuswara Daerah

Gunung Galunggung Aktif Normal

 

Gunung Galunggung Level 1

Koropak.co.id - Hari ini, Senin (18/09), tim Forum Komunitas Pecinta Alam Tasikmalaya (FPKAT) bersama Basarnas, Muspika dan para relawan melakukan penyisiran di kawasan gunung Galunggung terkait terjadinya longsor di dinding kawah sebelah barat pada hari Sabtu, 16 September 2017, yang menyebabkan tertimbunnya mushola yang berada di dasar kawah gunung Galunggung.

Perkiraan lebar longsoran lebih kurang 100 meter dengan tinggi longsoran pada tebing lebih kurang 200 meter. Seorang pedagang yang berjualan di sekitar mushola terkena reruntuhan mushola namun dapat diselamatkan. Tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut.

Menurut laporan pos pengamatan Gunung Galunggung, status Gunung Galunggung saat ini Aktif Normal (level 1). Pengunjung dihimbau untuk tidak mendekati tebing dinding kawah barat atau Curug Cibanjaran karena material longsoran masih labil.

Pesawat Seimograf RTS (Telemetry Sistem) mencatat telah terjadi 2 kali gempa tektonik jauh dan 1 kali getaran longsoran.

Hingga saat ini masyarakat atau pengunjung tidak diperbolehkan bermalam atau turun ke dalam danau kawah. Selain itu juga, petugas pos pengamatan Gunung Galunggung menghimbau untuk tidak mengkonsumsi air danau kawah danau Gunung Galunggung untuk menghindari kemungkinan gangguan kesehatan.

Pada tahun 1982 Gunung Galunggung mengeluarkan 36 kali letusan besar dan 300 letusan kecil. Gunung yang memiliki ketinggian 2.167 meter di atas permukaan laut tersebut dapat menyemburkan abu hingga 20 km ke angkasa.*


Berita Terkait