Laboratorium Biomolekuler Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Resmi Beroperasi

Selasa, 19 Januari 2021 15:05 Dede Hadiyana Daerah

Laboratorium Biomolekuler Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Resmi Beroperasi

 

Koropak.co.id - Sebagai bentuk pelayanan pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) bagi masyarakat yang terindikasi Covid-19, Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya meresmikan Laboratorium Biomolekuler yang berada di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Laboratorium Kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Selasa (19/1/2021).

Laboratorium Biomolekuler yang diresmikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Tasikmalaya, Drs H Muhammad Yusuf itu diharapkan dapat memberikan hasil lebih cepat yang dimana hal itu juga sangat dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya bagi mereka yang terindikasi Covid-19.

Dijumpai Koropak selepas kegiatan, Plt Walikota Tasikmalaya, Drs H Muhammad Yusuf mengatakan, Pemerintah Kota Tasikmalaya sangat bersyukur dengan adanya mesin PCR baru yang merupakan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tasikmalaya.

"Sebelumnya, pembangunan bangunan ini hanya untuk penanganan darurat sementara. Akan tetapi dikarenakan banyak hal yang berkaitan dengan permasalahan yang serius, pada akhirnya menjadi permanen. Alhamdulillah, ini juga merupakan salah satu bentuk pelayanan kami Pemerintah Kota Tasikmalaya kepada masyarakat," kata Yusuf.

 

Baca : Yusuf : Jangan Terprovokasi Klaim Menyesatkan Tentang Vaksin Covid-19

 

Menurutnya, diketahui, untuk menunggu konfirmasi dan informasi atas hasil tes PCR selama ini dari provinsi. Sehingga banyak hal yang tidak terduga terjadi seperti hasil Rapid Test Anti Gen reaktif, namun ketika mendapatkan dari Swab PCR yang cukup lama hasilnya negatif atau sebaliknya.

"Untuk tingkat kecepatan dari mesin ini cukup tinggi yakni dapat mencapai 90 sampel setiap harinya. Artinya, dalam waktu sekitar 4 jam saja, kita dapat mengetahui hasilnya," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dr Uus Supangat menuturkan, tercatat, secara keseluruhan, peralatan yang ada di laboratorium sudah siap beroperasi. Bahkan sebelumnya juga sudah dilakukan uji hasil Quality Control dan sudah memenuhi syarat termasuk dengan tingkat akurasinya.

"Seperti diketahui bersama bahwa tingkat keakuratan PCR itu berada di kisaran angka 70 sampai 75 persen keatas. Alhamdulillah, untuk yang ada di Kota Tasikmalaya ini sudah lolos Quality Control termasuk peralatan lainnya mulai dari unit PCR, RMA Extrasi dan alat pendukung lainnya sudah terpenuhi disini," ucapnya.*

 

Baca pula : Dua Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak di Kota Tasikmalaya Terima CSR Bank BJB

 


Berita Terkait