Data Terkini, 21 Orang Meninggal Dunia Akibat Banjir Kalimantan Selatan

Kamis, 21 Januari 2021 13:24 Eris Kuswara Nasional

Data Terkini, 21 Orang Meninggal Dunia Akibat Banjir Kalimantan Selatan

 

Koropak.co.id - Komandan Korem (Danrem) 101/Antasari, Brigjen TNI Firmansyah melaporkan terkait perkembangan data korban banjir yang terjadi di Kalimantan Selatan. Pihaknya menyebutkan, tercatat hingga kini 21 korban meninggal dunia akibat banjir tersebut.

"Tercatat, per Rabu (20/1/2021) korban yang meninggal dunia akibat bencana banjir di Kalimantan Selatan berjumlah 21 orang," kata Firmansyah dalam konferensi pers melalui Channel YouTube BNPB Indonesia, sebagaimana dihimpun Koropak, Kamis (21/1/2021).

Ia menambahkan, selain korban meninggal dunia, 11 kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan terdampak banjir. Untuk rinciannya diantaranya Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Banjar, Tanah Laut, Barito Kuala, Balangan, Tabalong, Hulu Sungai Selatan dan Tapi, Kota Banjar Baru serta Banjarmasin.

 

Baca : Sebanyak 15 Orang Meninggal Dunia Akibat Bencana Banjir Kalimantan Selatan

 

"Kami melaporkan juga sebanyak 120.284 Kepala Keluarga (KK) dan 342.987 jiwa terdampak banjir. Selain itu, tercatat 63.608 orang mengungsi di berbagai tempat di Kalimantan Selatan, 66.768 rumah terendam, 21 jembatan mengalami kerusakan dan 2 jembatan dalam kondisi parah," ucapnya.

Tidak hanya masyarakat, kata Firmansyah, banjir juga turut berdampak pada lahan pertanian. Setidaknya, ada 18.356 hektar lahan pertanian di 11 kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan akan gagal panen akibat bencana banjir tersebut.

"Banjir yang menerjang Kalimantan Selatan ini disebabkan oleh curah hujan. Karena, sejak November 2020 hingga Januari 2021, Kalimantan diguyur hujan dengan intensitas yang sedang hingga tinggi. Untuk kondisi banjir di sini akibat curah hujan yang cukup deras," ujarnya.*

 

Baca pula : Hujan Deras Banjir dan Longsor Landa Kota Manado Sulawesi Utara

 


Berita Terkait