Saat Fit And Proper Test, Komjen Pol Listyo Sigit Singgung Kebijakan Lalu Lintas

Kamis, 21 Januari 2021 14:36 Eris Kuswara Nasional

Saat Fit And Proper Test, Komjen Pol Listyo Sigit Singgung Kebijakan Lalu Lintas

 

Koropak.co.id - Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menjadi calon tunggal Kapolri pengganti Kapolri Jenderal Idham Azis yang sebentar lagi memasuki masa Purna Tugas. Setelah menjalani fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan pada Rabu (20/1/2021), semua fraksi di Komisi III DPR-RI pun menyetujui Komjen Listyo Sigit menjadi Kapolri.

Saat menjalani fit and proper test kemarin, Komjen Pol Listyo Sigit menyinggung mengenai masalah kebijakan di bidang lalu lintas. Pihaknya pun mengatakan bahwa kedepannya penindakan pelanggaran lalu lintas akan mengandalkan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE).

"Khusus di bidang lalu lintas, penindakan pelanggaran lalu lintas secara bertahap akan mengedepankan mekanisme penegakan hukum berbasis elektronik atau yang biasa disebut dengan istilah E-TLE," kata Komjen Pol Listyo Sigit dalam fit and proper test di DPR-RI sebagaimana dihimpun Koropak, Kamis (21/1/2021).

Penerapan tilang elektronik, kata Listyo, bertujuan untuk mengurangi interaksi dalam proses penilangan pelanggar lalu lintas. Selain itu dia juga menyebutkan bahwa hal itu berguna untuk menghindari terjadinya penyimpangan saat anggota Polri melaksanakan proses penilangan. Sehingga kedepannya, diharapkan anggota polisi lalu lintas yang turun ke lapangan hanya mengatur lalu lintas yang sedang macet dan tidak perlu lagi melakukan tilang.

 

Baca : Komisi III DPR-RI Setujui Komjen POl Listyo Sigit Prabowo Menjadi Kapolri

 

"Kami berharap ini akan menjadi ikon perubahan perilaku Polri khususnya di sektor pelayanan lini terdepan yaitu anggota-anggota kita yang bertugas di lalu lintas. Tak hanya itu saja, dalam kesempatan ini juga saya menyinggung modernisasi sistem pelayanan publik. Nantinya, pelayanan seperti SIM, STNK, dan BPKB bisa diurus secara online," ujarnya.

Ia menuturkan, sebagai terobosan baru dalam modernisasi sistem pelayanan publik, bisa diwujudkan dengan menyediakan beberapa pelayanan online dan delivery system. Tanpa perlu kehadiran masyarakat di lokasi pelayanan kepolisian, maka apa yang dibutuhkan masyarakat itu akan ter-delivery tanpa harus hadir di pos-pos.

"Kedepannya juga khususnya untuk pelayanan yang dikelola oleh Polri seperti STNK, SIM, SKCK dan pelayanan terhadap surat hilang, kami akan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi. Sehingga masyarakat pun tidak perlu harus datang ke kantor polisi, cukup masuk saja ke aplikasi tertentu yang nanti disiapkan. Kemudian dari aplikasi tersebut masyarakat bisa langsung mendapatkan pelayanan, seperti perpanjangan SIM, STNK dan lainnya," tuturnya.

Bahkan jika diperlukan, kata Listyo, pihaknya akan mempersiapkan delivery system. Dengan demikian, produk pelayanan publik itu bisa dikirim langsung ke masyarakat. Akan tetapi tentunya, program tersebut bekerjasama dengan kementerian atau lembaga yang lain seperti BUMN yang ada salah satunya PT Pos dan lainnya.*

 

Baca pula : Besok, Calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Akan Jalani Fit And Proper Test