Deretan Bencana yang Melanda Indonesia Pada Awal Tahun 2021

Kamis, 21 Januari 2021 18:13 Eris Kuswara Nasional

Deretan Bencana yang Melanda Indonesia Pada Awal Tahun 2021

 

Koropak.co.id - Indonesia dirundung bencana. Pada awal tahun 2021, bencana alam melanda beberapa daerah di tanah air. Bahkan menurut data Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) terhitung sejak tanggal 1 hingga 16 Januari 2021, telah terjadi 136 bencana alam di Indonesia.

Bencana alam yang terjadi di Indonesia itu didominasi oleh banjir sebanyak 95 kejadian. Kemudian 25 kejadian tanah longsor, 12 kejadian puting beliung, 2 kejadian gempa bumi dan 2 kejadian gelombang pasang. Tidak ketinggalan kejadian pesawat jatuh juga turut mewarnai kejadian bencana di awal tahun 2021. Berikut beberapa bencana yang terjadi di Indonesia pada Januari 2021 sebagaimana dihimpun Koropak, Kamis (21/1/2021).

 

 

1. Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182
Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-182 rute Jakarta-Pontianak tersebut jatuh sekitar pukul 14.40 WIB atau 4 menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta di perairan antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu pada Sabtu (9/1/2021). Pesawat itu mengangkut 62 orang yang terdiri dari 12 kru, 40 penumpang dewasa, 7 anak-anak dan 3 bayi.

Tercatat, hingga Rabu (20/1/2021), Tim DVI Polri sudah berhasil mengidentifikasi 43 korban yang teridentifikasi dari hasil pencocokan DNA. Dengan demikian, artinya, tersisa 19 korban lagi yang saat ini belum teridentifikasi. Sebanyak 324 kantong jenazah dan 264 kantong properti telah diterima tim DVI Polri.

 

 

2. Longsor Sumedang
Hujan deras mengakibatkan bencana alam tanah longsor terjadi di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang pada 9 Januari 2021 sekitar pukul 15.00 WIB. Berselang beberapa jam kemudian, tanah longsor kembali terjadi di daerah tersebut sekitar pukul 19.30 WIB. Selain merenggut korban jiwa, tanah longsor itu juga menyebabkan kerusakan rumah warga. Tim SAR pun mencatatkan setidaknya 40 orang meninggal dunia akibat bencana alam tersebut.

 

Baca : Daftar Korban Terbaru Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang Berhasil Diidentifikasi Tim DVI Polri

"Tim SAR Gabungan telah berhasil menemukan seluruh korban bencana tanah longsor. Tercatat, Senin (18/1/2021), Tim SAR Gabungan berhasil menemukan 8 korban yang tersisa, sehingga jumlah total korban yang ditemukan dalam kejadian longsor tersebut sebanyak 40 orang," kata Kepala Basarnas Bandung sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Deden Ridwansyah.

 

 

3. Banjir Kalimantan Selatan
Sejak Sabtu (9/1/2021) banjir melanda sejumlah kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan. Selain itu, cuaca yang buruk menyebabkan dampak banjir diwilayah tersebut semakin meluas dan parah. BNPB pun mencatatkan, akibat kejadian banjir di Kalimantan selatan itu, ribuan rumah warga terendam, puluhan ribu jiwa terdampak, puluhan warga meninggal dunia dan akses jalan atau akses transportasi terputus.

"Tercatat, per Rabu (20/1/2021) korban yang meninggal dunia akibat bencana banjir di Kalimantan Selatan berjumlah 21 orang. Selain korban meninggal dunia, 11 kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan terdampak banjir. Untuk rinciannya diantaranya Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Banjar, Tanah Laut, Barito Kuala, Balangan, Tabalong, Hulu Sungai Selatan dan Tapi, Kota Banjar Baru serta Banjarmasin." kata Komandan Korem (Danrem) 101/Antasari, Brigjen TNI Firmansyah.

 

 

4. Banjir dan longsor Manado
Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, pada Sabtu (16/1/2021) telah merenggut lima korban jiwa serta menyebabkan satu orang hilang dan memaksa 500 warga mengungsi. Bahkan menurut siaran pers dari BNPB pada Minggu (17/1/2021), bencana tersebut juga menyebabkan dua rumah rusak berat dan 10 rumah lainnya rusak sedang.

"Banjir dan tanah longsor terjadi di wilayah Kecamatan Tikala, Paal Dua, Malalayang, Sario, Bunaken, Tuminting, Mapanget, Singkil, dan Wenang di Kota Manado. Banjir yang terjadi di wilayah tersebut menimbulkan genangan dengan tinggi setengah hingga tiga meter. BNPB pun mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan siaga menghadapi potensi bencana selama musim hujan hingga Februari 2021," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati.

 

Baca : Data Terkini, 21 Orang Meninggal Dunia Akibat Banjir Kalimantan Selatan

 

 

5. Gempa Mamuju dan Majene Sulawesi Barat
Gempa bumi berkekuatan 5,9 skala richter mengguncang Kabupaten Majene, Mamuju dan sekitarnya di wilayah Provinsi Sulawesi Barat, Kamis (14/1/2021). Berselang sehari, gempa bumi berkekuatan 6,2 skala richter kembali mengguncang wilayah Majene dan terasa hingga Mamuju pada Jumat (15/1/2021).

"Korban jiwa akibat gempa berkekuatan 6,2 skala richter di Sulawesi Barat sebanyak 81 orang dengan rincian 70 orang meninggal dunia di Kabupaten Mamuju dan 11 orang di Kabupaten Majene," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati.

 

 

6. Erupsi Gunung Sinabung dan Semeru
Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mengeluarkan awan panas guguran sejauh 4,5 kilometer pada Sabtu (16/1/2021). Akibat kejadian yang terjadi pada pukul 17.24 WIB tersebut, masyarakat yang bermukim di sekitar Desa Sumber Mujur dan Desa Curah Koboan dan sekitarnya pun diminta untuk waspada dalam menghadapi potensi bencana yang dapat ditimbulkan.

BPBD Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara juga melaporkan Gunung Sinabung mengalami erupsi sekitar pukul 16.50 WIBdan menyemburkan debu setinggi kurang lebih 500 meter pada Minggu (17/1/2021). Saat ini, Gunung Sinabung juga tengah berada pada status Level III (Siaga) dengan rekomendasi warga maupun petani agar tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang sudah direlokasi serta lokasi di dalam radius 3 kilometer dari puncak Gunung Sinabung.*

 

Baca pula : Gempa 3,7 Skala Richter Guncang Mamuju Tengah Sulawesi Barat

 


Berita Terkait