Tangis Keluarga Korban Pecah Saat Prosesi Tabur Bunga Untuk Penumpang Sriwijaya Air

Sabtu, 23 Januari 2021 10:01 Eris Kuswara Nasional

Tangis Keluarga Korban Pecah Saat Prosesi Tabur Bunga Untuk Penumpang Sriwijaya Air

 

Koropak.co.id - Suasana haru dan tangis pecah menyelimuti keluarga korban saat prosesi tabur bunga untuk para penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang digelar diatas Kapal Republik Indonesia (KRI) Semarang - 594 milik TNI Angkatan Laut di lokasi jatuhnya pesawat di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Jumat (22/1/2021).

Diketahui, para keluarga korban sebelumnya sudah berkumpul di Terminal JICT 2 sejak pukul 5.30 WIB, dan diberangkatkan pukul 06.15 WIB. Selama perjalanan di laut, sejumlah pejabat juga menghampiri keluarga korban, salah satunya Kepala Basarnas, Marsdya Bagus Puruhito.

"Yang sabar ya pak, kita doakan yang terbaik," kata Bagus kepada keluarga korban di atas KRI Semarang.

 

Baca : Daftar Korban Terbaru Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang Berhasil Diidentifikasi Tim DVI Polri

 

Ketika disambangi oleh Bagus, satu hingga dua keluarga pun langsung menangis. Pada pukul 09.00 WIB, doa pun dipanjatkan oleh sejumlah tokoh agama yang diundang ke atas kapal. Para keluarga dan awak kapal pun berdoa bersama untuk para korban.

Setelah menempuh perjalanan selama 3 jam, pada pukul 09.30 WIB, kapal pun sampai di lokasi jatuhnya pesawat. Selain itu, para keluarga korban juga turut membawa keranjang bunga yang sudah disiapkan pihak maskapai penerbangan Sriwijaya Air.

Bunga pun ditaburkan ke laut, lalu kemudian tangis keluarga pecah. Para keluarga tampak tidak kuasa menahan tangis. Suasana pun semakin haru dengan iringan musik dari KRI Semarang.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi mengatakan, acara seremoni tabur bunga akan dilakukan setelah operasi Tim SAR gabungan selama 13 hari secara resmi dihentikan. Diketahui, pada awalnya operasi dilakukan selama 7 hari pertama dan dilakukan perpanjangan sebanyak 2 kali dengan masing-masing tiga hari dalam masanya.

"Kami berharap keluarga korban mendapatkan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini, dan korban yang meninggal pun diberikan tempat terbaik di sisi-Nya," kata Budi sebagaimana dihimpun Koropak, Sabtu (23/1/2021).*

 

Baca pula : Deretan Bencana yang Melanda Indonesia Pada Awal Tahun 2021

 


Berita Terkait