KNKT Tetap Lakukan Pencarian CVR Sriwijaya Air SJ-182 Meski Operasi SAR Dihentikan

Sabtu, 23 Januari 2021 10:38 Eris Kuswara Nasional

KNKT Tetap Lakukan Pencarian CVR Sriwijaya Air SJ-182 Meski Operasi SAR Dihentikan

 

Koropak.co.id - Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono mengatakan, meskipun Operasi Tim SAR Gabungan Sriwijaya Air SJ-182 secara resmi tah ditutup, namun pihaknya masih akan tetap melakukan pencarian Cockpit Voice Recorder (CVR).

"Operasi Tim SAR itu sesuai tugasnya dan resmi sudah ditutup. Akan tetapi, kami KNKT bertanggung jawab dalam hal investigasi. Sehingga kami masih akan melakukan pencarian CVR dengan dibantu oleh Menteri Perhubungan, TNI Angkatan Laut, Basarnas dan unsur yang menawarkan bantuan kepada KNKT termasuk Dinas DKI Jakarta dan seluruh pihak di Kepulauan Seribu," kata Soerjanto Tjahjono dalam konferensi pers sebagaimana dihimpun Koropak, Sabtu (23/1/2021).

Ia juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada tim gabungan yang bisa menemukan kotak hitam atau Black Box Flight Data Recorder (FDR) empat hari setelah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182,"Kami memberikan apresiasi kepada tim penyelam yang bisa menemukan FDR dalam waktu empat hari, tentunya ini peristiwa yang luar biasa," ucapnya.

Dikatakan, KNKT juga berjanji apabila dalam proses pencarian CVR menemukan jasad korban, pihaknya akan segera melapor untuk bisa ditindaklanjuti.

 

Baca : Tim SAR Gabungan Putuskan Perpanjang Operasi Pencarian Pesawat Sriwijaya Air

 

Sebelumnya, Pemerintah secara resmi menyatakan operasi pencarian dan penyelamatan terhadap korban maupun puing pesawat Sriwijaya Air SJ 182 resmi dihentikan setelah Basarnas sudah melakukan operasi selama 7 hari dengan perpanjangan 3 hari selama 2 kali.

Tercatat, hingga saat ini, Tim SAR gabungan sudah menemukan 324 kantong jenazah, 43 korban diantaranya sudah teridentifikasi dan 32 korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga. Diberitakan sebelumnya, Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 hilang kontak dan ditemukan jatuh di Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021).

Pesawat Boeing 737-500 teregistrasi PK-CLC tersebut diawaki 6 awak pesawat aktif ditambah dengan rincian penumpang dalam penerbangan SJ-182 meliputi 40 penumpang dewasa, 7 anak-anak, 3 bayi dan 6 awak pesawat sebagai penumpang.

Sementara itu, untuk seluruh data dari FDR sendiri sudah diunduh dan akan diinvestigasi dengan melibatkan sejumlah pihak termasuk dari Boeing dan otoritas penerbangan sipil Amerika Serikat atau Federal Aviation Administration. Terdapat 330 parameter dan semuanya dalam kondisi baik, selain itu juga KNKT telah menerima Crash Survivable Memory Unit (CSMU).

CSMU sendiri merupakan bagian dari kotak hitam yang paling tahan benturan dan tahan panas hingga suhu 1.000 derajat celcius selama satu jam.*

 

Baca pula : Momen Haru Tabur Bunga Untuk Korban Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182

 


Berita Terkait