Kemendikbud RI Catatkan Baru 14 Persen yang Siap Laksanakan Tatap Muka

Sabtu, 23 Januari 2021 17:47 Eris Kuswara Nasional

Kemendikbud RI Catatkan Baru 14 Persen yang Siap Laksanakan Tatap Muka

 

Koropak.co.id - Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, (Dirjen PAUD Dikdasmen), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI (Kemendikbud), Jumeri mengatakan, sebanyak 90 persen sekolah di Indonesia sebelumnya menyatakan sudah siap melakukan belajar tatap muka.

Namun, rencana tersebut pun urung dilaksanakan setelah pemerintah kembali menerapkan pembatasan aktivitas bagi masyarakat Jawa-Bali.

"Kami melakukan survei dan berkoordinasi dengan dinas pendidikan daerah memang sebenarnya sudah ada 90 persen yang siap tatap muka. Tapi ketika kemarin ada PPKM maka konstelasinya berubah lagi. Saat ini, pada akhir tahun 2020, tercatat baru 14 persen saja yang sudah siap untuk tatap muka. Sementara yang lainnya masih Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) baik yang online maupun guru yang berkunjung," kata Jumeri, sebagaimana dihimpun Koropak, Sabtu (23/1/2021).

 

Baca : KBM Tatap Muka di Kota Tasik, Kadisdik : Mau Tapi Riskan

 

Meskipun demikian, kata Jumeri, Kepala Daerah sejatinya telah diberikan keleluasaan untuk menetapkan kebijakan sistem pembelajaran bagi siswanya. Selain itu, Kemendikbud juga telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan setiap provinsi untuk memetakan wilayah sekolah yang sudah siap ataupun tidak siap melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

"Setiap kecamatan atau desa di satu provinsi, tidak bisa diterapkan kebijakan yang sama dalam kebijakan pembelajaran tatap muka. Boleh jadi, sekolah yang terletak di kecamatan atau desa dengan tingkat kasus Covid-19 yang rendah bisa menerapkan belajar tatap muka," ucapnya.

Ia menuturkan, jika di Jawa-Bali, di kabupaten dan kota sebenarnya ada beberapa daerah yang sudah PTM pada awal Januari 2021. Hal itu dikarenakan ada koordinasi wilayah masing-masing yang meminta PJJ terlebih dahulu. Sehingga kepala daerah pun mengikuti apa instruksi gubernur.*

 

Baca pula : Instruksi Gubernur Jabar, Pemkot Tasikmalaya Terapkan PSBB Proporsional