Ribuan Tenaga Kesehatan di Bogor Tidak Lolos Vaksin Covid-19

Sabtu, 30 Januari 2021 12:11 Eris Kuswara Nasional

Ribuan Tenaga Kesehatan di Bogor Tidak Lolos Vaksin Covid-19

 

Koropak.co.id - Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim kembali disuntik vaksin Covid-19 di Puskesmas Tanah Sareal, Kota Bogor, Kamis (28/1/2021) lalu. Selain Dedie, terdapat 9 perwakilan pejabat lainnya yang terdiri dari Forkopimda, tokoh agama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, serta direktur RSUD yang juga turut divaksinasi dosis kedua.

"Alhamdulillah sejauh ini tidak ada hal-hal yang perlu dikhawatirkan. Artinya, tidak ada efek samping yang membahayakan karena semua fungsi berjalan dengan baik, aman dan sehat," kata Dedie sebagaimana dihimpun Koropak, Sabtu (30/1/2021).

Ia mengatakan, tercatat dari 9.533 sasaran tenaga kesehatan (Nakes) di Kota Bogor yang terdaftar di Sistem Informasi Sumber Daya Kesehatan, sebanyak 50 persen diantaranya sudah disuntik vaksin. Selain itu dia juga menyebutkan bahwa ada beberapa nakes yang tidak lolos skrining dikarenakan penyintas, memiliki komorbid, hamil dan alasan lainnya.

"Jatah nakes yang tidak lolos vaksin Covid-19 ini pun bisa saja dimanfaatkan untuk masyarakat lain," tuturnya.

 

Baca : Tenaga Kesehatan Jadi Sasaran Pertama Vaksinasi di Kota Tasikmalaya

 

Setelah vaksinasi bagi tenaga kesehatan selesai, kata Dedie, sambil menunggu instruksi yang lebih lanjut dari Pemerintah Pusat, pihaknya sendiri akan mempersiapkan vaksinasi Covid-19 berikutnya di 63 titik dengan sasarannya adalah TNI, Polri, PNS dan ASN yang melayani masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno menuturkan, tidak ada keluhan apapun yang dialami oleh sepuluh pejabat di Kota Bogor yang baru disuntik vaksin kedua. Ia juga menyebutkan, tercatat per Rabu (27/1/2021) nakes yang lolos suntik vaksin sebanyak 4.443 orang atau sekitar 46,8 persen dari jumlah total 9.533 nakes yang terdaftar.

"Sebanyak 5.090 nakes tidak lolos skrining dikarenakan penyintas, memiliki komorbid, hamil dan lainnya," tutur Sri.

Dikatakan, Dinas Kesehatan Kota Bogor sendiri menargetkan pada awal Februari 2021 mendatang, vaksinasi untuk nakes harus selesai. Sehingga, untuk mencapai target itu, berbagai upaya pun terus dilakukan seperti menambah kapasitas, menambah jam layanan, tidak ada pembatasan dan cukup menunjukkan e-KTP saja.

"Jam pelayanan dibuka mulai dari pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Ini dilakukan untuk mempercepat akselerasi pelaksanaan vaksinasi nakes," ucapnya.*

 

Baca pula : Sejumlah Pejabat dan Unsur Forkopimda Kota Tasikmalaya Jalani Medical Check Up

 


Berita Terkait