Polres Garut Ringkus Pelaku Pembunuh Gadis dengan Bambu Tertancap di Dubur

Selasa, 09 Februari 2021 16:45 Eris Kuswara Daerah

Polres Garut Ringkus Pelaku Pembunuh Gadis dengan Bambu Tertancap di Dubur



Koropak.co.id - Polres Garut berhasil meringkus pria berinisial DH (22), pemuda asal warga Cipicung, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut yang nekat menghabisi nyawa pacarnya sendiri, WT (21) secara sadis pada Minggu (7/2/2021).

Diketahui, pelaku sendiri diamankan pihak kepolisian di Kawasan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut yang ternyata sudah terlebih dahulu mendekam di sel tahanan Polsek Tarogong Kidul akibat kasus pencurian. Setelah diinterogasi dan dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian, ternyata inilah alasan yang membuat DH tega dengan sadis membunuh pujaan hatinya sendiri.

Kapolres Garut, AKBP Adi Benny Cahyono mengatakan, DH mengaku tega membunuh WT dikarenakan sakit hati setelah dirinya memergoki korban yang berkomunikasi melalui pesan singkat dengan pria lain di media sosial.

"Pelaku melakukan perbuatan keji itu akibat dia merasa cemburu karena melihat korban yang tidak lain merupakan pacarnya sendiri chattingan dengan lelaki lain di media sosial. Sehingga pelaku pun mengira bahwa korban ini selingkuh," kata Benny dalam konferensi pers di Mapolres Garut sebagaimana dihimpun Koropak, Senin (8/2/2021).

 

Baca : Sosok Mayat Wanita di Garut Ditemukan dengan Bambu Tertancap Dibagian Dubur

Ia menambahkan, setelah mengira korban itu selingkuh, DH emosi dan langsung mencekik korban. Sadisnya lagi, setelah itu DH membuka celana korban dan langsung menancapkan sebilah bambu kurang lebih sepanjang 60 sentimeter ke kemaluan korban yang sebelumnya disebutkan bahwa bambu itu tertancap di dubur korban.

"Setelah itu, korban pun langsung didorong oleh pelaku dari ketinggian sekitar 10 meter ke bawah dan lokasi korban dicekik itu juga berada tepat di atas posisi jasad korban saat ditemukan. Akibat perbuatannya itu DH tidak hanya dijerat dengan pasal pembunuhan saja, melainkan juga dengan pasal pencurian," ucapnya.

Dikatakan, DH dijerat dengan pasal 338 KUHP atau 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun. Selain kasus pembunuhan, DH juga turut dijerat kasus pencurian.*

 

Baca pula : Penemuan Mayat Bayi Perempuan Gegerkan Warga Cisayong Tasikmalaya

 


Berita Terkait