Tersandung Kasus Narkoba, Apakah Kompol Yuni Terancam Hukuman Mati?

Kamis, 18 Februari 2021 13:15 Eris Kuswara Nasional

Tersandung Kasus Narkoba, Apakah Kompol Yuni Terancam Hukuman Mati?

 

Koropak.co.id - Mantan Kapolsek Astanaanyar, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi beserta 11 anggota lainnya berhasil diamankan Tim Propam gabungan Mabes Polri dan Polda Jawa Barat karena diduga telah melakukan tindakan penyalahgunaan narkoba.

Terkait adanya anggota yang terlibat kasus narkoba, saat masih menjabat sebagai Kapolri, Jenderal Purnawirawan Idham Azis pernah menyinggung mengenai masalah hukuman mati. Polri pun pada akhirnya buka suara terkait kemungkinan tersebut. Selain itu, tim penyidik juga harus terlebih dahulu mendalami kasus narkoba Kompol Yuni tersebut.

"Kita harus melihat terlebih dahulu fakta hukum di lapangan terkait dengan kasus itu. Apakah dia hanya sebagai pemakai, ikut-ikutan atau apakah bertindak sebagai pengedar. Semuanya itu perlu pendalaman oleh tim penyidik," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono sebagaimana dihimpun Koropak, Kamis (18/2/2021).

 

Baca : Polda Aceh Berhasil Ungkap Peredaran Narkotika Jaringan Internasional

Ia menambahkan, hingga saat ini, proses pemeriksaan terhadap Kompol Yuni dan 11 oknum Polsek Astanaanyar masih berlangsung. Sementara itu, terkait dengan masalah evakuasi Polri terkait kasus Kompol Yuni, pihaknya pun telah melakukan pencegahan internal dan memberlakukan sanksi tegas kepada yang bersalah.

"Kami telah melakukan pencegahan internal dan tindak tegas kalau ada kesalahan," ucapnya.

Diketahui, Jenderal Purnawirawan Idham Azis sendiri pernah mengatakan bahwa anggota polisi yang terjerat narkoba itu seharusnya dijatuhkan hukuman mati. Pasalnya, mereka sudah paham tentang hukum, namun mereka justru melanggar hukum.

"Nah, kalau polisinya sendiri yang kena narkoba, sebenarnya hukumannya itu harus hukuman mati. Karena dia juga sudah tahu undang-undang dan tahu hukum," ucap Idham Azis.

Selain itu, Idham Azis juga mengaku paling rewel dalam pemberantasan narkoba. Bahkan saat itu, dia juga meminta jajaran Direktorat Narkoba untuk benar-benar mengamankan barang bukti dari setiap kasus yang diungkap.*

 

Baca pula : Kapolres Sampaikan Rekam Jejak Tindakan Kejahatan Tahun 2020 Kota Tasikmalaya