Rentan Longsor Susulan di Nganjuk, BPBD Imbau Warga Tetap Waspada

Sabtu, 20 Februari 2021 18:32 Eris Kuswara Nasional

Rentan Longsor Susulan di Nganjuk, BPBD Imbau Warga Tetap Waspada

 

 

Koropak.co.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur menerjunkan tim mitigasi bencana di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Nganjuk Jawa Timur, Rabu (17/2/2021) lalu. Diketahui, tim ini bertugas untuk melakukan survey geologi, seismik, dan survey atau foto udara.

Berdasarkan hasil survey yang telah dilakukan, diperoleh hasil yang menunjukan bahwa kondisi tanah secara umum di wilayah tersebut sangat labil dan rentan terjadi longsor susulan.

Tim Penanggulangan Bencana Nganjuk, Komandan Kodim (Dandim) 0810, Letkol Inf. Georgius Luky Ariesta mengatakan, pihaknya telah mengimbau agar warga di desa tersebut untuk selalu waspada apabila terjadi longsor susulan dengan menempelkan banner di sekitar lokasi longsor.

 

Baca : Pemkab Nganjuk Janji Berikan Tempat Relokasi Warga Terdampak Longsor

 

"Kita membuatkan banner peringatan di lokasi retakan, karena tidak jauh dari jalan raya desa, hal itu dilakukan sebagai upaya himbauan agar warga tetap selalu waspada," kata Luky sebagaimana dihimpun Koropak, Sabtu (20/2/2021).

Ia menambahkan, terdapat retakan baru yang berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi longsor Nganjuk. Untuk lokasinya berada perbatasan desa dan sudah masuk ke Dusun Dolopo Desa Kepel, Kecamatan Ngetos, Nganjuk Jawa Timur.

"Sebenarnya jarak retakan baru itu hanya diatasnya longsor Dusun Selopuro. Tapi lokasi retakannya sudah masuk ke Dusun Dolopo Desa kepel, jadi lokasi tepatnya berada di perbatasan," ucapnya.

Ia menuturkan, lokasi retakan tanah tersebut diketahui muncul sehari pasca terjadinya longsor di Nganjuk Jawa Timur. Selain itu, retakan tersebut juga hanya berjarak sekitar 1 kilometer di atas lokasi longsor dengan panjang retakan sekitar 50 meter.*

 

Baca pula : Longsor di Desa Wisata Tempur Jepara Jawa Tengah Tutup Akses Jalan

 

 


Berita Terkait