Menko PMK Bersama Kepala BNPB Tinjau Lokasi Banjir Karawang

Senin, 22 Februari 2021 16:28 Eris Kuswara Nasional

Menko PMK Bersama Kepala BNPB Tinjau Lokasi Banjir Karawang

 

Koropak.co.id - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meninjau langsung lokasi posko banjir di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (21/2/2021).

Saat meninjau lokasi, Muhadjir pun meminta kepad Pemerintah Kabupaten Karawang untuk lebih fokus memberdayakan potensi yang ada di daerah. Menurutnya, antisipasi banjir itu sendiri tidak bisa dilakukan secara spontan, melainkan juga harus berkelanjutan dan tidak angin-anginan.

"Kabupaten Karawang harus benar-benar dalam menanganinya, jangan angin-anginan dan hanya pada waktu banjir saja baru menangani. Jadi, setahun penuh itu harus ada pikiran untuk menangani banjir, termasuk juga untuk memperdalam daerah-daerah aliran sungai, dan lainnya," kata Muhadjir sebagaimana dihimpun Koropak, Senin (22/2/2021).

 

Baca :  Curah Hujan Tinggu, Bencana Banjir Kepung Ibukota Jakarta

 

Tercatat, dalam kesempatan itu Muhadjir meninjau lokasi banjir dan posko di Karawang bersama dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo. Dimana ada 34 desa di 15 kecamatan di Kabupaten Karawang turut terdampak banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi selama beberapa terakhir sehingga menyebabkan tanggul Sungai Citarum jebol pada Sabtu (20/2/2021).

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat Kabupaten Karawang untuk selalu mengindahkan perilaku tertib membuang sampah. Begitu juga dengan pabrik-pabrik yang beroperasi di sekitar wilayah Kabupaten Karawang agar bisa melakukan aktivitas penghijauan.

"Saya mohon dan saya juga menggarisbawahi apa yang disampaikan Kepala BNPB saja. Pokoknya sekarang itu  jangan berharap kepada bantuan dari luar dulu, tetapi lebih fokus kepada potensi Kabupaten Karawang," ucapnya.

Ia turut mengimbau pemerintah daerah untuk turut melibatkan seluruh pihak termasuk masyarakat, pelaku swasta, serta Lembaga Swadaya Masyarakat di Kabupaten Karawang untuk bersama mengurusi banjir tersebut,"Semuanya harus dilibatkan. Jangan pas waktu banjir baru diurus," ujarnya.*

 

Baca pula : BMKG Ingatkan Masyarakat Indonesia Waspadai Potensi Dampak Banjir

 

 


Berita Terkait