Menparekraf Sandiaga Uno Berikan Sertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan

Rabu, 03 Maret 2021 19:12 Eris Kuswara Nasional

Menparekraf Sandiaga Uno Berikan Sertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan

 

Koropak.co.id - Di tengah pandemi Covid-19, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Uno kembali menggalakkan desa wisata. Tercatat, ada 16 desa wisata yang telah mendapatkan sertifikasi desa wisata berkelanjutan dari Kemenparekraf RI.

Selain itu, diketahui bahwa upaya pemberian sertifikasi bagi sejumlah desa wisata di Indonesia tersebut menjadi salah satu komitmen terbaru dari Sandiaga Uno. Sementara itu, untuk pemberian sertifikasi ke-16 desa wisata itu dilakukan di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta pada Selasa (2/3/2021).

"Menparekraf @sandiuno memberikan sertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan untuk mewujudkan pariwisata yang lestari dan sejahtera. Sertifikasi ini sebagai bentuk terlaksananya wisata yang berkualitas di tengah kondisi Covid-19 dengan menerapkan 4K, yaitu Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan," tulis Kemenparekraf dalam pernyataan resminya sebagaimana dihimpun Koropak, Rabu (3/3/2021).

 

Baca : Desa Bilebante, Jadi Salah Satu Destinasi Wisata Favorit Wisatawan

Menparekraf, Sandiaga Uno mengatakan, Kemenparekraf sudah mencatatkan 16 desa yang mendapatkan sertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan. Di sisi lain juga, ada lebih dari 200 desa lainnya yang ditargetkan untuk bisa menjadi Desa Wisata Mandiri pada tahun 2024 mendatang,"Pembangunan pariwisata berkelanjutan ini dipercaya bisa menjadi tren yang dapat meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia sekaligus juga turut membuka lapangan pekerjaan," kata Sandiaga.

Sandiaga Uno juga percaya apabila desa wisata berkelanjutan tersebut bisa menjadi bentuk pariwisata yang sesuai dengan moto baru Kemenparekraf yakni quality and sustainable tourism. Sehingga, dengan adanya pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan, tentunya akan berdampak juga pada kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Tercatat, 16 desa wisata di Indonesia yang telah mendapat sertifikasi tersebut meliputi Batulayang, Kabupaten Bogor, Kandri, Semarang, Lerep, Kabupaten Semarang, Nglanggeran, Kabupaten Gunung Kidul, Pentingsari, Kabupaten Sleman, Candirejo, Kabupaten Magelang, Karangrejo, Kabupaten Magelang, Jatimulyo, Kabupaten Kulonprogo dan Pujon Kidul, Kabupaten Malang.

Kemudian ada juga Desa Osing Kemiren, Kabupaten Banyuwangi, Penglipuran, Kabupaten Bangli, Pemuteran, Kabupaten Buleleng, Sesaot, Kabupaten Lombok Barat, Kembang Kuning, Kabupaten Lombok Timur, Bilebante, Kabupaten Lombok Tengah serta Liang Ndara, Kabupaten Manggarai Barat.*

 

Baca pula : Sirkuit Mandalika di Indonesia Masuk Jadwal Balapan MotoGP Tahun 2021