DVI Polri Resmi Tutup Identifikasi Korban Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air

Rabu, 03 Maret 2021 20:09 Eris Kuswara Nasional

DVI Polri Resmi Tutup Identifikasi Korban Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air


Koropak.co.id - Kurang lebih sudah berlalu selama dua bulan lamanya sejak kecelakaan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182, kini Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri secara resmi telah menutup operasi identifikasi korban jatuhnya pesawat tersebut yang terjadi di sekitar perairan Kepulauan Seribu pada 9 Januari 2021 lalu.

Tercatat, kecelakaan pesawat tersebut juga merenggut 62 jiwa, termasuk kru yang bertugas setelah 4 menit lepas landas dari bandara Soekarno-Hatta Jakarta menuju Pontianak, Kalimantan Barat. Sementara itu, penutupan identifikasi korban itu sendiri dilakukan oleh Kapusdokes Polri, Brigjen Rusdianto saat jumpa pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur pada Selasa (2/3/2021).

"Dengan telah selesainya seluruh pemeriksaan dan kegiatan dalam prosesi DVI SJ182 yang berlangsung sejak 9 Januari 2021, maka terhitung Selasa (2/3/2021) pukul 13.50 WIB, operasi SJ182 secara resmi dinyatakan ditutup," kata Rusdianto sebagaimana dihimpun Koropak, Rabu (3/3/2021).

 

Baca : KNKT Ungkap Laporan Awal Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182

Ia juga mengatakan, bahwa masih ada tiga korban yang belum berhasil diidentifikasi timnya. Hal tersebut bisaterjadi karena tim DVI belum mendapatkan sampel yang digunakan sebagai pembanding,"Adapun 3 orang yang dilaporkan sebagai penumpang SJ182 penerbangan JKT-Pontianak atas nama Panca Widya, perempuan umur 46 tahun, Dania, anak perempuan usia 2 tahun dan Arkana, bayi laki-laki umur 7 bulan hingga akhir operasi ini belum dapat dinyatakan teridentifikasi karena belum ada sampel yang bisa dijadikan sebagai pembanding," ucapnya.

Sementara itu, selama operasi DVI Sriwijaya Air SJ182, tim DVI telah memeriksa sebanyak lebih dari 744 sampel DNA serta melakukan rekonsiliasi sebanyak 15 kali dengan total yang berhasil teridentifikasi sebanyak 59 jenazah.

"Adapun DNA yang telah dilakukan pemeriksaan sejumlah 744 sampel yang terdiri dari sampel antemortem sejumlah 174 sampel dan sampel postmortem sejumlah 570 sampel. Setelah kita lakukan pemeriksaan, Kita juga turut melakukan rekonsiliasi selama operasi DVI SJ182 sejak 9 Januari 2021 sampai saat ini sebanyak 15 kali dan berhasil mengidentifikasi jenazah korban sejumlah 59 jenazah yang terdiri dari 30 laki-laki dan 29 perempuan dengan persentase 95,2 persen," ujarnya.

Ia menambahkan, meskipun operasi sudah ditutup, namun apabila ada perkembangan terkait tiga orang yang belum teridentifikasi tersebut, maka pihaknya akan memberikan informasi lebih lanjut.*

 

Baca pula : AirNav Indonesia Beberkan Hilangnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182