Ribuan Warga Galunggung Datangi Gedung Bupati Tasikmalaya

Jum'at, 05 Maret 2021 19:34 Dede Hadiyana Daerah

Ribuan Warga Galunggung Datangi Gedung Bupati Tasikmalaya

 

Koropak.co.id - Ribuan warga Kecamatan Padakembang Kabupaten Tasikmalaya yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Galunggung (Ampeg) melakukan aksi Galunggung Menggugat ke Komplek Gedung Bupati Tasikmalaya, Kamis (4/3/2021).

Aksi tersebut mempertanyakan terkait izin pertambangan pasir di kawasan Leuweung Keusik, Kampung Pasir Ipis Desa Padakembang Kecamatan Padakembang Kabupaten Tasikmalaya.

Ketua Aliansi Masyarakat Peduli Galunggung (Ampeg) Denden Anwarul Habibudin mengatakan, pihaknya mewakili masyarakat menginginkan izin pertambangan tersebut dicabut. Pasalnya, masyarakat merasa dibohingi dengan ditemukannya tanda tangan warga yang menjadi syarat perizinan tambang sementara masyarakat sendiri tidak merasa memberikan tanda tangan tersebut.

"Ini yang menjadi dasar kita melaporkan dan mencabut izin perusahan tambang tersebut. Disamping adanya manipulasi, dampak kerusakan lingkungan dengan adanya tambang pasir di kawasan itu," ujarnya.

 

Baca : Aksi Demonstrasi Tolak Omnibus Law Serentak di Seluruh Indonesia

Menurutnya, kawasan Leuweung Keusik merupakan kawasan yang sangat vital bagi kondisi di area sekitar kaki Gunung Galunggung yang dikhawatirkan dapat memicu bencana alam jika wilayah tersebut dirusak.

"Belum lagi, kawasan itu merupakan serapan air dan kawasan sebagai mata pencaharian warga sekitar. Maka dari itu, tuntutan kami sudah bulat bahwa kami meminta izin usaha pertambangan pasir dicabut," katanya.

Selanjutnya, puluhan orang mewakili massa aksi termasuk para tokoh masyarakat akhirnya diberikan izin untuk melakukan audiensi di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tasikmalaya bersama Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya dan dinas terkait.*

 

Baca pula : Polisi Amankan Tiga Provokator Aksi Massa, Bukan dari Mahasiswa

 


Berita Terkait