Kapolri Listyo Sigit Resmi Luncurkan e-TLE Secara Nasional

Selasa, 23 Maret 2021 13:34 Eris Kuswara Nasional

Kapolri Listyo Sigit Resmi Luncurkan e-TLE Secara Nasional

 

Koropak.co.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi meluncurkan tilang elektronik atau e-TLE secara nasional. Tercatat, dalam peluncuran tahap pertama ini, e-TLE tersebut diterapkan di 244 titik lokasi di 12 Polda.

"Hari ini kita akan launching bersama-sama di 12 provinsi sebanyak 244 titik e-TLE yang kita gelar. Kedepannya secara bertahap, tentunya ini juga akan terus kita kembangkan hingga 34 provinsi dan setiap ibukota kabupaten nantinya akan kita gelarkan dan semoga saja semua akan terwujud kedepannya," kata Listyo Sigit di gedung NTMC Polri, sebagaimana dihimpun Koropak, Selasa (23/3/2021).

Pihaknya juga mengatakan bahwa dirinya ingin polisi lalu lintas itu bisa fokus dalam membantu masyarakat dan kelancaran lalu lintas dengan adanya e-TLE. Terlebih lagi, hal ini dilakukan juga untuk mengurangi penyalahgunaan wewenang yang sering dilakukan polisi ketika berhadapan dengan masyarakat di lapangan.

"Kedepannya, impian kami itu polisi lalu lintas hanya melaksanakan tugas-tugas yang sifatnya untuk mengurai kemacetan lalu lintas, menolong orang kecelakaan, serta melakukan kegiatan-kegiatan yang pada saat itu butuh kehadiran polisi lalu lintas. Sementara untuk penegakan hukum selama ini di satu sisi ada potensial penyalahgunaan wewenang, inilah yang bisa dikurangi dengan manfaatkan teknologi informasi," ucapnya.

 

Baca : Polri Catatkan 89 Akun Media Sosial Dapat Teguran dari Virtual Police

Ia juga berharap kedepannya polisi lalu lintas yang selalu berada di jalan dalam kondisi apapun itu bisa benar-benar tampil menjadi polisi kebanggaan institusi Polri. Dalam kesempatan itu, pihaknya juga turut menyinggung superhero atau pahlawan fiksi terkenal. Menurutnya, polisi lalu lintas di Indonesia juga bisa dijadikan sebagai pahlawan dan dia pun menyebutnya sebagai "Manusia Baja".

"Jadi untuk istilah kami itu jadilah polisi lalu lintas yang seperti di komik-komik Marvel, ada yang namanya pahlawan atau superhero Superman. Jadi kalau di Indonesia, polisi lalu lintas bisa menjadi manusia-manusia baja. Itulah harapan kami dan semoga bisa terwujud," ujarnya.

Diketahui, e-TLE nasional ini sendiri merupakan salah satu implementasi Korlantas Polri yang dipimpin Kakorlantas Polri Irjen Istiono dalam mewujudkan program 100 hari kerja Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. e-TLE nasional ini juga dapat menindak 10 pelanggaran lalu lintas mulai dari pelanggaran traffic light, marka jalan, ganjil genap, menggunakan ponsel, melawan arus, tidak menggunakan helm, keabsahan STNK, tidak menggunakan sabuk pengaman dan pelanggaran pembatasan jenis kendaraan tertentu.

Selain mendeteksi pelanggaran lalu lintas, sistem e-TLE juga diketahui dapat menjadi pendukung bukti kasus kecelakaan dan tidak kriminalitas yang terjadi di jalan raya dengan menggunakan teknologi face recognition yang sudah ada di sistem e-TLE. Sementara itu, 12 Polda yang sudah menerapkan e-TLE pada launching tahap pertama meliputi Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, Polda Jawa Timur, Polda Jambi, Polda Sumatera Utara, Polda Riau, Polda Banten, Polda D.I.Y, Polda Lampung, Polda Sulawesi Selatan dan Polda Sumatera Barat.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini