Resmi, Pemerintah Beri Larangan Mudik Lebaran Tahun 2021

Sabtu, 27 Maret 2021 13:21 Eris Kuswara Nasional

Resmi, Pemerintah Beri Larangan Mudik Lebaran Tahun 2021



Koropak.co.id - Baru-baru ini, Pemerintah Republik Indonesia (RI) secara resmi meniadakan atau melarang mudik Lebaran pada tahun 2021. Diketahui, arahan tersebut diberikan kepada seluruh masyarakat Indonesia.

"Pada tahun 2021 ini mudik ditiadakan dan berlaku untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI-Polri, karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), karyawan swasta, pekerja mandiri, dan seluruh masyarakat Indonesia," kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dalam jumpa pers yang digelar secara virtual, sebagaimana dihimpun Koropak, Sabtu (27/3/2021).

Pihaknya juga mengatakan, bahwa seluruh kementerian dan lembaga akan melakukan komunikasi publik yang baik tentang peniadaan mudik lebaran tahun 2021 ini. Tercatat, larangan mudik lebaran tahun 2021 ini mulai berlaku pada 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang. Kemudian, pihaknya juga mengimbau sebelum dan sesudah tanggal tersebut, masyarakat dilarang untuk melakukan pergerakan atau kegiatan-kegiatan ke luar daerah kecuali benar-benar dalam keadaan mendesak dan diperlukan.



Baca : Pemerintah Resmi Tidak Melarang Masyarakatnya Mudik Lebaran 2021


"Pelarangan mudik kali ini dilakukan untuk mendukung program vaksinasi Covid-19 yang hingga saat ini masih berlangsung. Sehingga vaksinasi pun bisa menghasilkan kesehatan maksimal. Sementara itu, untuk aturan yang menunjang akan diatur Kementerian terkait, "ucapnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan turut memastikan bahwa nanti akan ada pengawasan ketat mendekati hari raya hingga setelah hari raya untuk memastikan penerapan larangan tersebut benar-benar ditaati. Meskpun begitu, cuti lebaran satu hari masih tetap berlaku namun dengan catatan tidak ada aktivitas mudik.

"Cuti bersama Idulfitri selama satu hari itu masih tetap ada, namun tidak boleh ada aktivitas mudik. Selanjutnya untuk Bantuan Sosial (Bansos) akan disesuaikan waktunya serta mekanisme pergerakan orang dan barangnya juga akan diatur," ujarnya.*



Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini




Berita Terkait