BNPB Catatkan Sebanyak 86 Orang Meninggal Akibat Bencana Alam di NTT

Rabu, 07 April 2021 07:11 Eris Kuswara Nasional

BNPB Catatkan Sebanyak 86 Orang Meninggal Akibat Bencana Alam di NTT

 

Koropak.co.id - Baru-baru ini, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati meralat jumlah total korban yang meninggal dunia akibat banjir bandang dan longsor yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu (4/4/2021) lalu. Dia pun menyebutkan bahwa jumlah keseluruhan korban yang meninggal akibat bencana alam di NTT yang telah diverifikasi dan diidentifikasi saat ini sebanyak 86 orang.

"Ini merupakan data dari jenazah yang telah ditemukan dan diverifikasi. Selain itu, data tersebut juga sangat dinamis dan selalu kami update," kata Raditya saat menggelar konferensi pers secara daring, sebagaimana dihimpun Koropak, Rabu (7/4/2021).

Diketahui sebelumnya, pada Selasa pagi (6/4/2021) pihaknya mengungkapkan bahwa jumlah total korban yang meninggal dunia dilaporkan sebanyak 128 orang dari semua wilayah yang terdampak bencana di NTT. Namun, ternyata data tersebut menyatu dengan korban hilang yang hingga saat ini masih belum ditemukan. Oleh karena itulah, pihaknya kembali melakukan verifikasi dan berkomunikasi dengan BPBD setempat terkait jumlah korban meninggal.

 

Baca : Banjir Bandang dan Tanah Longsor di NTT Telan Puluhan Korban Jiwa

 

"Jadi itu yang kami sampaikan, perbedaannya dikarenakan verifikasi saja. Yang jumlah total sebanyak 128 orang itu ternyata termasuk dengan orang hilang. Sehingga kami pun melakukan verifikasi ulang, maka menurut data yang terakhir itu yang meninggal dunia sebanyak 86 orang. Khususnya di daerah Lembata, kami mohon maaf sekali lagi. Karena ini tentunya akan muncul pertanyaan mengenai masalah data, namun kami tetap berusaha untuk memberikan data cepat dan verifiedyang tentunya harus kami lakukan. Ini data yang terakhir kami dapatkan dan telah diverifikasi," ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga turut merincikan jumlah korban meninggal di Flores Timur sebanyak 49 orang, kemudian di Lembata sebanyak 16 orang. Selanjutnya di Malaka sebanyak dua orang, satu orang di Kota Kupang, dan satu orang di Ende. Kemudian tambahan lagi 2 orang meninggal dunia dari Kabupaten Alor yang tadinya 15 kini menjadi 17 orang.

"Dalam pemutakhiran data terbaru pada sore ini, selain 86 korban yang tewas, kami juga mencatatkan dari bencana dampak siklon Seroja di wilayah NTT saat ini adalah sebanyak 98 orang masih dinyatakan hilang, 146 luka-luka, dan jumlah total sebanyak 2.683 jiwa terdampak bencana tersebut," ujarnya.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini