Mensos RI, Tri Rismaharini Salurkan Bantuan Sosial ke NTT

Rabu, 07 April 2021 07:29 Eris Kuswara Nasional

Mensos RI, Tri Rismaharini Salurkan Bantuan Sosial ke NTT

 

Koropak.co.id - Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini telah menyalurkan bantuan ke Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah dilanda bencana banjir bandang yang terjadi beberapa hari yang lalu mulai dari makanan hingga sarana tenda.

"Kami sudah mengirimkan makanan dan sarana tenda untuk kita arahkan ke daerah Adonara, Lembata dan juga Bima serta Alor. Selain itu, kami juga  sudah bisa berkomunikasi dengan DPRD Alor untuk bantuan agar bisa dipenuhi dari setempat,' kata Risma saat jumpa pers via daring bersama BNPT, sebagaimana dihimpun Koropak, Rabu (7/4/2021).

Ia menambahkan, Kementerian Sosial juga akan turut menambahkan bantuan seperti makanan, kasur, selimut, dan pakaian ke Sumba Timur dan hari ini pihaknya akan menyalurkan bantuan dengan bergerak dari Maumere ke Larantuka dan menyeberang ke Adonara. Sementara itu, santunan kemanusiaan juga akan turut diberikan kepada keluarga yang anggotanya menjadi korban jiwa dari bencana banjir bandang tersebut.

 

Baca : Jokowi Instruksikan Jajarannya Segera Tangani Bencana Banjir NTT dan NTB

 

"Kami mencatatkan hingga saat ini sudah ada 84 orang korban meninggal dunia dalam bencana ini.Jadi nantinya kita akan memberikan santunan untuk Bima karena ada 2 orang yang meninggal dan kita akan memberikan santutan dengan jumlah total 84 jiwa yang dan akan diserahkan oleh bapak presiden," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya tidak menetapkan status bencana darurat nasional terhadap peristiwa banjir bandang di Flores Timur, NTT tersebut,"Status bencana darurat nasional itu berlaku manakala kegiatan pemerintahan runtuh," tutur Doni saat konferensi pers secara virtual pada Senin (5/4/2021).

Menurutnya, kondisi pemerintahan di Provinsi dan Kabupaten Kota wilayah yang terdampak banjir bandang di NTT masih dapat berjalan. Sehingga dengan begitu, tidak perlu adanya penetapan status bencana darurat nasional,"Kami berpikir tidak perlu adanya usulan untuk menentukan status bencana darurat nasional dan cukup daerah saja yang menentukan status bencana," ucapnya.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini