BMKG Nilai Bibit Siklon Tropis 94W Berpotensi Sangat Tinggi

Rabu, 14 April 2021 16:36 Eris Kuswara Nasional

BMKG Nilai Bibit Siklon Tropis 94W Berpotensi Sangat Tinggi

 

Koropak.co.id - Beberapa waktu lalu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa bibit siklon tropis 94w berpotensi sangat tinggi dan bisa menjadi siklon tropis dalam beberapa hari ke depan.

Bahkan, berdasarkan data dari citra satelit Himawari-8, diketahui bibit siklon tropis tersebut memiliki kecepatan angin maksimum di sekitar sistemnya mencapai 30 knot atau 56 km/jam dengan tekanan di pusatnya mencapai 1006 mb.

"Berdasarkan hasil perhitungan kami, potensi untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam beberapa hari ke depan itu diketahui sangat tinggi," kata Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, sebagaimana dihimpun Koropak, Rabu (14/4/2021).

Oleh karena itu, pihaknya pun mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa mengakibatkan angin puting beliung, hujan lebat disertai kilat atau petir, hujan es dan lainnya. Selain itu juga dampak yang dapat ditimbulkannya dalam 1 minggu kedepan, seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin dalam satu minggu ke depan.

 

Baca : BMKG Deteksi Adanya Bibit Siklon Tropis 94W di Wilayah Samudera Pasifik

 

"Khusus untuk para pengguna transportasi laut dan nelayan, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dalam melakukan aktivitas pelayaran dikarenakan adanya ancaman gelombang tinggi akibat siklon yang mencapai 4 - 6 meter. Selain itu, kami pun memohon agar masyarakat tidak menganggap sepele adanya bibit siklon ini," ujarnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menerangkan bahwa sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak bibit siklon tropis 94w, meliputi Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua. Selain itu, ada juga wilayah dengan level waspada untuk potensi banjir bandang pada dua hari ke depan, yakni Sulawesi Utara dan Maluku Utara.

"Selanjutnya untuk gelombang tinggi sekitar 1,25 sampai 2,5 meter berpeluang terjadi di Laut Sulawesi bagian tengah dan timur, perairan utara Kepulauan Sangihe hingga Kepulauan Talaud, Laut Maluku, perairan utara dan timur Halmahera, Laut Halmahera, Samudera Pasifik utara Halmahera," tuturnya.

Ia menambahkan sementara untuk gelombang tinggi 2,5 hingga 4,0 meter berpotensi terjadi di Perairan Raja Ampat - Sorong, Perairan Manokwari, Perairan Biak, Teluk Cendrawasih, Perairan Jayapura - Sarmi, Samudera Pasifik utara Papua Barat. Adapun juga untuk gelombang setinggi 4,0 hingga 6,0 meter berpeluang terjadi di Samudera Pasifik utara Papua.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini