Gubernur Jabar Tegaskan Mudik di Wilayah Aglomerasi Dilarang

Sabtu, 08 Mei 2021 08:25 Eris Kuswara Nasional

Gubernur Jabar Tegaskan Mudik di Wilayah Aglomerasi Dilarang

 

 

Koropak.co.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau yang lebih akrab disapa Kang Emil menegaskan bahwa pemerintah secara resmi melarang mudik di wilayah aglomerasi. Selain itu juga aktivitas di wilayah aglomerasi itu hanya diperuntukkan bagi kegiatan produktif dan bukan untuk mudik.

"Sudah diputuskan bahwa aglomerasi itu diizinkan dan hanya untuk kegiatan produktivitas. Sehingga, untuk orang yang tinggal di Cimahi dan kerja di Bandung, dia tidak akan dirazia dan tidak akan disekat. Akan tetapi, itu juga tidak boleh dijadikan sebagai alasan untuk mudik," kata Kang Emil selepas kegiatan rapat koordinasi di Makodam III Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung, sebagaimana dihimpun Koropak, Sabtu (8/5/2021).

Pihaknya juga mengatakan, guna mengetahui pengendara tersebut hendak mudik atau berkegiatan di wilayah aglomerasi, petugas gabungan pun nantinya akan memilah. Dengan demikian bagi pengendara yang terlihat hendak mudik atau terbukti akan mudik, mereka akan dipulangkan.

 

Baca : Masih Banyak Masyarakat Tak Taat dan Nekat Mudik Lebaran 2021

 

"Jadi kami dari satgas itu akan melakukan upaya dan juga memilah mana yang terlihat beberengkes atau mau mudik itu kita larang. Karena pada intinya mudik itu dilarang dan tidak ada istilah mudik lokal. Kita koreksi lagi bahwa semua jenis mudik di aglomerasi, inter-aglomerasi, inter-kota, inter-provinsi itu juga dilarang," ucapnya.

Ia menambahkan, sementara itu, untuk penyekatan di wilayah aglomerasi, hal tersebut berbeda dengan penyekatan secara umum di Jawa Barat yang diketahui jumlahnya sebanyak 158 titik. Selain itu, pihaknya juga turut mengandalkan isolasi mandiri di lokasi tujuan pengendara wilayah aglomerasi.

"Di aglomerasi ini kan pergerakan ekonomi lintas wilayah, jadi berbeda dengan 150-an penyekatan inter wilayah. Untuk aglomerasi ini kita mengandalkan titik akhirnya. Sehingga orang-orang dari Cimahi terus mudik ke kabupaten atau Bandung, karena tidak banyak penyekatan seperti pada umumnya, maka di kampungnya diadakan isolasi mandiri untuk memastikan tidak ada penyebaran," ujarnya.

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini