Puluhan Warga Binaan di Rutan Garut Terpapar Covid-19

Selasa, 13 Juli 2021 08:40 Eris Kuswara Daerah

Puluhan Warga Binaan di Rutan Garut Terpapar Covid-19

 

 

Koropak.co.id - Baru-baru ini, Kasubsi Pelayanan Tahanan pada rumah tahanan Negara (Rutan) Garut, Asep Rahmat mengatakan bahwa kasus Covid-19 di tempatnya itu berawal dari seorang warga binaan yang ditahan di blok wanita. Diketahui pada saat itu, tahanan tersebut mengeluhkan gejala demam.

"Kita periksa yang bersangkutan dengan swab antigen dan ternyata hasilnya positif atau reaktif. Kemudian setelah itu dilakukan tracing ke sejumlah kontak erat, pada akhirnya memang ada beberapa orang lainnya yang positif. Berdasarkan hasil tracing, tercatat warga binaan yang terpapar Covid-19 sebanyak 71 orang yang terdiri dari 64 orang laki-laki dan 7 orang perempuan. Sementara itu, sejauh ini ada beberapa orang bergejala ringan, namun secara keseluruhan baik,” kata Asep sebagaimana dihimpun Koropak, Selasa (13/7/2021).

Ia menambahkan, meskipun jumlah orang yang terpapar mencapai puluhan, akan tetapi pihaknya memastikan bahwa masih bisa melakukan penanganan secara langsung di rutan. Meskipun begitu, pihaknya juga sudah bekerjasama dengan tenaga kesehatan yang bertugas di puskesmas terdekat. Selain itu, setidaknya dia juga sudah menyiapkan blok khusus bagi mereka yang terpapar Covid-19. Selanjutnya pihak rutan juga diketahui sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 dan mendapatkan bantuan berupa vitamin, obat, hingga alat kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Garut.

 

Baca : Satgas Covid-19 Kabupaten Garut Tindak Dua Pabrik yang Langgar PPKM Darurat

“Hingga saat ini, ada yang masih demam, batuk dan ada juga yang hilang penciuman. Kalau kondisi mereka memburuk, maka kita akan membawanya ke Puskesmas atau rumah sakit. Namun, untuk sementara ini bisa ditangani dalam rutan. Karena, kita juga menyiapkannya sesuai prosedur mulai dari prokes diperketat, jadwal jemur, dan pengecekan setiap hari, ucapnya.

Diketahui sebelumnya, puluhan penghuni rumah tahanan Negara (rutan) Kabupaten Garut terpapar Covid-19. Selain itu juga belum diketahui awal mula penyebarannya dari mana. Namun hingga saat ini para penghuni rutan tersebut sudah diisolasi di ruangan khusus yang telah disiapkan.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani mengatakan bahwa pada awalnya pihaknya menerima permintaan pengetesan kepada sekitar 200 orang tahanan. Permintaan tersebut dikarenakan adanya sejumlah tahanan yang memiliki gejala Covid-19,"Pada Kamis (8/7/2021) lalu, kita melakukan pengetesan usap antigen kepada 200 orang tahanan dan hasilnya dari 200 orang yang kita tes, sebanyak 71 orang diantaranya dinyatakan positif," tutur Leli.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

 


Berita Terkait