Ribuan Rumah Warga Terendam Banjir di Kapuas Hulu Kalbar

Jum'at, 16 Juli 2021 14:47 Eris Kuswara Nasional

Ribuan Rumah Warga Terendam Banjir di Kapuas Hulu Kalbar

 

 

Koropak.co.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat mencatatkan sebanyak 2.862 rumah warga di sejumlah kecamatan di daerah tersebut terendam banjir yang terjadi sejak Rabu hingga Kamis (15/7/2021).

"Banjir terjadi di tujuh kecamatan dengan ketinggian debit air berkisaran antara dua hingga tujuh meter. Akibatnya ribuan rumah terendam bahkan sejumlah fasilitas umum juga turut mengalami kerusakan yang cukup serius dan akses jalan terputus," kata Kepala BPBD Kapuas Hulu, Gunawan sebagaimana dihimpun Koropak, Jumat (16/7/2021).

Ia menambahkan, bencana banjir tersebut tidak hanya merendam 2.862 rumah, namun terdapat 529 rumah terdampak dengan jumlah total korban banjir di Kapuas Hulu sebanyak 5.830 kepala keluarga (KK). Sementara itu, berdasarkan data sementara ada tujuh kecamatan terendam banjir meliputi Kecamatan Hulu Gurung yang terjadi di Desa Nanga Yen, Tepuai, Sejahtera Mandiri, Karya Mandiri, Landau Kumpang, Kelakar, Bugang dan Desa Simpang Sinara.

 

Baca : Curah Hujan Tinggi Akibatkan Banjir Melanda Sejumlah Wilayah di Bima NTB

"Kemudian di Kecamatan Silat Hulu, banjir terjadi di Desa Dangkan,Entebi, Landau Badai, Landau Rantau, Lebak Jemah, Nanga Dangkan, Nanga luan, Nanga lungu, Nanga Ngeri, Riam tapang, Selangkai dan Desa Selimu. Selanjutnya untuk Kecamatan Boyan Tanjung, terjadi banjir di Desa Nanga Betung, Landau Mentail, Nanga Jemah, Riam Mengelai, Sri wangi, Nanga Sangan, Tubang Jaya, Boyan Tanjung, Mujan, Pemawan, Karya Maju, Nanga Ret, Nanga Danau, Nanga Boyan, Delintas Jaya dan Desa Teluk Geruguk," ucapnya.

Sedangkan di Kecamatan Pengkadan, tutur Gunawan, banjir terjadi Desa Jajang, Mawan dan Desa Kerangan Panjang serta di Kecamatan Bunut Hulu terjadi di Desa Riam Piang, Semangut Utara, Nanga Semangut, Temuyuk dan Desa Landau Apus. Sementara itu di Kecamatan Mentebah banjir terjadi di Desa Suka Maju dan Desa Tangai Jaya, sedangkan di Kecamatan Silat Hilir banjir terjadi di Desa Bongkong.

"Banyak fasilitas umum yang rusak, rumah warga juga ada yang hanyut, rusak dan tenggelam. Bahkan harta benda masyarakat juga tidak bisa diselamatkan. Banjir yang terjadi di tujuh kecamatan itu dikarenakan curah hujan cukup tinggi yang mengakibatkan sejumlah sungai meluap dan merendam dataran rendah," ujarnya.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini