Kasus Peredaran Narkotika Hingga Kalangan Bandar Terbongkar

Jum'at, 16 Juli 2021 15:33 Eris Kuswara Nasional

Kasus Peredaran Narkotika Hingga Kalangan Bandar Terbongkar

 

 

Koropak.co.id - Baru-baru ini, Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat berhasil membongkar kasus peredaran narkotika hingga ke kalangan bandar. Tercatat, 23 kilogram sabu-sabu senilai Rp 23 miliar berhasil disita polisi dalam sindikat yang kerap memasok ke kalangan elit tersebut.

Diketahui, kasus ini bermula pada saat polisi menangkap kurir narkoba berinisial A pada pada Juni 2021 lalu dan berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat kurang lebih 164 gram. Polisi pun kemudian akhirnya melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka berinisial TFB dan mengamankan 1,61 gram sabu dan 7,52 gram ganja.

"Setelah itu kami juga berhasil menangkap sopir atas nama tersangka HR yang bertugas dalam mengangkut narkotika jenis sabu tersebut secara bersamaan," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hengki Haryadi dalam keterangan tertulisnya sebagaimana dihimpun Koropak, Jumat (16/7/2021).

 

Baca : Polisi Sesalkan Keputusan Hakim Batal Vonis Hukuman Mati Bandar Sabu

Pihaknya menyebutkan, hasil dari penangkapan sindikat ini, total barang bukti yang berhasil disita sebanyak 22.815 gram sabu-sabu dan dinilai dengan rupiah, maka harga barang bukti narkoba tersebut mencapai Rp 23 miliar,"Berdasarkan hasil introgasi, tersangka mengaku bahwa narkotika jenis sabu tersebut memiliki kualitas yang lebih bagus sehingga harganya lebih mahal dari yang beredar dipasaran," ucapnya.

Selain itu, dia juga menjelaskan bahwa sindikat ini kerap memasok narkotika ke kalangan elit. Sehingga pengusaha-pengusaha pun juga menjadi target sindikat ini,"Dari hasil introgasi tersangka menerangkan bahwa biasanya mengedarkan narkotika sabu tersebut untuk kalangan-kalangan atau kelompok tertentu atau kalangan elit," ucapnya.

Atas perbuatannya, para tersangka pun dikenakan Pasal 114 ayat 2 subsider, Pasal 112 ayat 2 dan Pasal 111 ayat 1 junto Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang RI nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini