Polsek Cibalong Amankan Kawanan Pembobol Gudang LPG di Tasikmalaya

Sabtu, 17 Juli 2021 11:45 Eris Kuswara Daerah

Polsek Cibalong Amankan Kawanan Pembobol Gudang LPG di Tasikmalaya

 

 

Koropak.co.id - Baru-baru ini, Polsek Cibalong Tasikmalaya berhasil mengamankan tiga kawanan yang diduga melakukan aksi pembobolan gudang agen LPG subsidi milik anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya. Diduga mereka mencuri puluhan tabung elpiji berukuran 3 kilogram dengan modus pura-pura parkir.

Kapolsek Cibalong, Iptu Jaja Hidayat mengatakan, terungkapnya aksi pencurian tersebut berawal dari laporan korban yang mengaku bahwa gudang miliknya dibobol pencuri. Bahkan dalam laporan tersebut, pelapor juga turut menyertakan rekaman CCTV sebagai bukti,“Berbekal rekaman CCTV, akhirnya kami melakukan penyelidikan terhadap orang-orang yang terekam,” kata Jaja sebagaimana dihimpun Koropak, Sabtu (17/7/2021).

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil keterangan awal, para pelaku melakukan aksinya sekitar pukul 19.30 WIB dan kondisi lokasi gudang juga berada di jalanan yang sepi, sehingga jarang dilalui oleh warga,"Jadi pelaku ini pura-pura parkir mobil, padahal mencuri. Korban juga melaporkan kepada kami bahwa jumlah tabung yang berhasil dicuri mencapai 52 tabung dan semuanya kosong,” ucapnya.

 

Baca : Sindikat Perampok dengan Modus Kencan dan Bisnis Kopi di Jaksel Ditangkap

Pihaknya menuturkan, setelah melakukan penyelidikan yang mendalam, pada akhirnya polisi berhasil membekuk para pelaku pencurian, mulai dari pengambil tabung elpiji hingga sopir mobil. Menurutnya, semua terduga pelaku diketahui saling kenal, bahkan bersahabat baik,“Tiga orang pelaku yang kita amankan ini berinisial AS, D, dan OW. Mereka ada yang warga Kota Tasikmalaya dan juga Kabupaten Ciamis,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan, ketiga pelaku mengaku nekat melakukan aksi pencurian dengan modal mobil rentalan dari Ciamis. Mereka juga diketahui bisa masuk ke dalam gudang dengan cara merusak gembok pintu gerbang dengan menggunakan palu besi.
Diketahui juga tabung elpiji kosong hasil curian itu dijual seharga Rp105 ribu per tabung.

“Dijualnya ke oknum pegawai SPBU dan mereka mendapatkan keuntungan sekitar Rp 6 juta. Jadi mereka ini dengan sengaja mencuri tabung kosong karena kondisi kendaraan yang digunakan. Dalam penangkapan, kami berhasil mengamankan 52 tabung LPG sebagai barang bukti.
Selain itu, kami juga amankan kendaraan yang digunakan pelaku hingga palu yang dipakai untuk merusak gembok. Akibat perbuatannya, pelaku pun dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” tuturnya.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

 


Berita Terkait