Tak Terima Istrinya Ditagih Utang, Pria Ini Aniaya Tetangganya Sendiri

Senin, 19 Juli 2021 07:54 Eris Kuswara Nasional

Tak Terima Istrinya Ditagih Utang, Pria Ini Aniaya Tetangganya Sendiri

 

 

Koropak.co.id - Tidak terima istrinya ditagih utang, seorang pria paruh baya yang diketahui bernama Fajri alias Memet (38) nekat melakukan penganiayaan terhadap seorang ibu rumah tangga bernama Desi Indah Puspita (30) yang tidak lain merupakan tetangganya sendiri. Pelaku pun akhirnya ditangkap polisi setelah dilaporkan oleh masyarakat.

Diketahui, peristiwa tersebut bermula pada saat korban mendatangi rumah pelaku di Seberang Ulu Palembang beberapa hari lalu. Saat itu, korban bermaksud untuk menagih utang istri pelaku sebesar Rp 450.000. Tersangka pun mengaku terganggu tidurnya akibat pembicaraan korban dan istrinya perihal masalah utang itu. Dia juga berdalih kelelahan setelah berjualan pempek keliling.

"Waktu itu saya baru tidur habis jualan pempek, tapi tiba-tiba korban datang mau nagih utang sama istri saya. Pada ribut jadinya hal itu membuat saya kesal," kata tersangka Memet di Mapolrestabes Palembang, sebagaimana dihimpun Koropak, Senin (19/7/2021).

 

Baca : Membela Diri, Pria Ini Malah Jadi Tersangka Karena Terlibat Duel Maut

Dikarenakan kesal, membuat pelaku emosi hingga terjadilah cekcok mulut diantara keduanya dan keributan itu pun berujung pada penusukkan oleh pelaku yang mengenai perut korban. Saat itu, korban pun terkapar dan langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk perawatan. Sementara itu, pelaku sendiri langsung kabur dikarenakan takut dari amukan massa dan buruan polisi.

Tersangka juga menyebutkan bahwa dirinya sengaja menaruh pisau di belakang pintu rumahnya untuk berjaga-jaga. Dia pun akhirnya kalap begitu melihat korban dan langsung menusukkan pisau ke arah perut korban sebanyak dua kali,"Saya menyesal, itu karena saya sedang kelelahan habis kerja," ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi mengatakan bahwa tersangka ditangkap tanpa perlawanan dalam pelariannya, Sabtu (17/7/2021) lalu. Tim Penyidik pun menggunakan Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan berat dengan ancaman lima tahun penjara,"Tersangka sudah mengakui perbuatannya dan dia berdalih kesal karena istrinya didatangi korban untuk menagih utang," kata Tri Wahyudi.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini